Riwayat Penari Taledek dan Hobi Priyayi Jawa Mengumbar Birahi

Senin, 27 Februari 2023 - 17:38 WIB
loading...
A A A
Kritikan tajam kembali muncul pada 25 Februari 1909. Para priyayi yang menikmati tarian seronok penari taledek dalam sebuah pesta diimbau untuk tidak terlalu banyak menenggak alkohol.

Baca: Ronggeng Gunung Pangandaran, Kalaborasi Tari Lengger dan Ritual Pemujaan untuk Dewi Sri

Alkohol dianggap membuat priyayi kerap kehilangan diri sekaligus memalukan diri sendiri. Mereka diimbau tidak memanfaatkan acara tayuban untuk melampiaskan nafsu terhadap perempuan.

“Jika berbuat demikian, dia harus melakukannya di luar pesta, bukan di muka para wanita dan bangsawan," jelasnya.

Kritik terhadap priyayi Jawa terkait hobi berjoget dengan penari taledek terus bermunculan. Pada tahun 1913 terbit buku yang terang-terangan menyerang mentalitas priyayi Jawa.

Buku yang ditulis oleh Suwara, seorang nama samaran. Dalam bab berjudul Alaki Rabi: Wayuh Kaliyan Boten atau Mengenai Perkawinan: Poligami atau Monogami, mentalitas priyayi Jawa dikupas habis.

Baca: Survei, Capres dari Jawa Mendominasi dan Luar Jawa Berpotensi

Dikatakan, kelakuan priyayi sudah tidak terkendali, dan hanya menjadi budak nafsu. Main perempuan, yakni di utamanya dengan penari taledek dianggap sebagai bagian dari budaya priyayi Jawa.

Tidak hanya mengimbangi tarian erotis di atas panggung. Tak sedikit priyayi yang leluasa membawa si penari taledek ke atas ranjang.

Kendati demikian, selain menjadi incaran para priyayi Jawa yang berfikiran mesum, tidak sedikit orang Belanda yang terpesona dengan kegenitan para penari taledek. Bahkan tidak hanya sekedar menari, melainkan menjadikannya istri simpanan.

Hal itu terjadi pada tahun 1912. Seorang asisten residen di Wringinkidul di Pulau Jawa bernama Malheure dikisahkan jatuh hati kepada penari taledek bernama Sarinten. Atas bantuan kepala desa setempat, taledek yang masih berusia 18 tahun itu dijadikannya sebagai nyai.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.800 Abdi Dalem Keraton...
1.800 Abdi Dalem Keraton Seluruh Nusantara Ikuti Peringatan Pokoso Ke-91
Ini Keseruan Mahasiwa...
Ini Keseruan Mahasiwa Jepang Main Angklung dan Menyanyikan Lagu Cublak-cublak Suweng
Asal Usul Penduduk Pulau...
Asal Usul Penduduk Pulau Jawa dan Misteri Kerajaan yang Terbentuk Sebelum Masehi di Malang
Keteladanan Sunan Muria,...
Keteladanan Sunan Muria, Walisongo Termuda yang Mengakulturasi Budaya Jawa dan Islam
Gembrot Sembukan, Kuliner...
Gembrot Sembukan, Kuliner Mustika Rasa Warisan Bung Karno yang Hampir Punah
Ronggeng Gunung Pangandaran,...
Ronggeng Gunung Pangandaran, Kalaborasi Tari Lengger dan Ritual Pemujaan untuk Dewi Sri
Tren Pesta Pernikahan,...
Tren Pesta Pernikahan, Pertahankan Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
35 Contoh Parikan Jawa...
35 Contoh Parikan Jawa Lucu dan Penuh Makna, Lengkap dengan Artinya
Pesona Ariel Tatum dalam...
Pesona Ariel Tatum dalam 'Sang Kembang Bale'
Rekomendasi
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved