1.800 Abdi Dalem Keraton Seluruh Nusantara Ikuti Peringatan Pokoso Ke-91
Sabtu, 24 Desember 2022 - 17:23 WIB
loading...
Puncak peringatan Ke-91 Pokoso 2022 di Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta diikuti oleh 1.800 abdi dari seluruh Keraton Nusantara. Foto/MPI/R August
A
A
A
SOLO - Puncak peringatan Ke-91 Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pokoso) 2022 di Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta diikuti oleh 1.800 abdi dari seluruh Keraton Nusantara.
Kerabat Keraton Surakarta GKR. Ayu Koes Indriyah mengungkapkan bahwa peringatan Ke-91 Pokoso menjadi hal yang positif untuk budaya khususnya Keraton Surakarta.
Baca juga: Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
"Jadi suatu hal yang sangat bagus bagi budaya Jawa khususnya Keraton Surakarta. Karena anak-anak muda sekarang hanya bisa menyaksikan tapi kurang bisa memaknai bahwa ini adalah sebuah pelestarian yang harus dilakukan secara terus-menerus tidak bisa putus dari generasi ke generasi," kata kader Partai Perindo ini, Sabtu (24/12/2022).
Sementara Wakil Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo), KP Eddy S Wirabhumi mengatakan, perayaan ulang tahun tahun ini dikemas dengan bentuk ekonomi kreatif.
"Ini selama 8 hari digelar seni budaya dan kesenian rakyat. Hari ini adalah puncaknya," ujarnya.
Kerabat Keraton Surakarta GKR. Ayu Koes Indriyah mengungkapkan bahwa peringatan Ke-91 Pokoso menjadi hal yang positif untuk budaya khususnya Keraton Surakarta.
Baca juga: Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
"Jadi suatu hal yang sangat bagus bagi budaya Jawa khususnya Keraton Surakarta. Karena anak-anak muda sekarang hanya bisa menyaksikan tapi kurang bisa memaknai bahwa ini adalah sebuah pelestarian yang harus dilakukan secara terus-menerus tidak bisa putus dari generasi ke generasi," kata kader Partai Perindo ini, Sabtu (24/12/2022).
Sementara Wakil Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo), KP Eddy S Wirabhumi mengatakan, perayaan ulang tahun tahun ini dikemas dengan bentuk ekonomi kreatif.
"Ini selama 8 hari digelar seni budaya dan kesenian rakyat. Hari ini adalah puncaknya," ujarnya.
Lihat Juga :