88 Peserta UTBK Tahap I Reaktif, Begini Nasib Mereka
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:11 WIB
Ia melanjutkan, setelah dinyatakan reaktif, mereka tidak bisa mengikuti UTBK Tahap 1 dan dilakukan relokasi untuk ujian Tahap 2 pada 20-29 Juli 2020 mendatang. Pihaknya meminta para peserta yang hasil rapid testnya reaktif, maka mereka harus melakukan isolasi mandiri dengan baik.
“Makan makanan sehat, minum vitamin, dan menjaga istirahat dengan baik. Sehingga pada saatnya ujian nanti mereka dapat mengikuti ujian dengan baik,” ungkapnya.
(Baca juga: Corona di Surabaya Masih Tinggi Penutupan Tiga Ruas Jalan Utama Diperpanjang )
Ia menambahkan, kebijakan itu tak hanya berlaku bagi peserta onsite yang mempunyai hak untuk melakukan relokasi ujian. Sebab, peserta yang dinyatakan reaktif rapid test dan positif PCR atau swab test bisa meminta relokasi ujian dengan menghubungi Pusat UTBK Universitas Airlangga.
“Sampai hari ini sudah terdaftar sebanyak 261 peserta yang meminta relokasi ujian untuk Tahap 2,” jelasnya.
“Makan makanan sehat, minum vitamin, dan menjaga istirahat dengan baik. Sehingga pada saatnya ujian nanti mereka dapat mengikuti ujian dengan baik,” ungkapnya.
(Baca juga: Corona di Surabaya Masih Tinggi Penutupan Tiga Ruas Jalan Utama Diperpanjang )
Ia menambahkan, kebijakan itu tak hanya berlaku bagi peserta onsite yang mempunyai hak untuk melakukan relokasi ujian. Sebab, peserta yang dinyatakan reaktif rapid test dan positif PCR atau swab test bisa meminta relokasi ujian dengan menghubungi Pusat UTBK Universitas Airlangga.
“Sampai hari ini sudah terdaftar sebanyak 261 peserta yang meminta relokasi ujian untuk Tahap 2,” jelasnya.
Lihat Juga :