Karnaval Festival Babukung di Lamandau Berlangsung di Pasar Induk Nanga Bulik
Kamis, 01 Desember 2022 - 10:47 WIB
“Budaya ini masih kental di masyarakat, khususnya daerah pedalaman Lamandau. Babukung tidak hanya bisa disaksikan pada saat Festival Babukung setahun sekali, tapi juga saat ada acara prosesi pemakaman tokoh-tokoh masyarakat,” ujar Meigo.
Pada Karnaval Babukung, lanjut dia, berbagai jenis Bukung ditampilkan, seperti Bukung Hantu, Bukung Burung, Bukung Naga, Bukung Belanda dan lainnya.
Gerakan mereka tampak serasi dan serempak melakukan tarian menggunakan topeng tersebut mengikuti irama lagu dan karakter topeng yang ditampilkan.
Sebelum Karnaval Babukung dimulai, imbuh dia, terlebih dahulu dilaksanakan acara adat Nota Garung Pantan dan ritual adat Maumpan Bukung atau ritual adat pembuka yang dilaksanakan sebelum Penari Bukung muncul.
“Arti kata maumpan adalah memberi makan yang mengandung makna spiritual menurut kepercayaan Kaharingan untuk menghormati roh yang ada dalam setiap penari topeng,” pungkas Meigo.
Pada Karnaval Babukung, lanjut dia, berbagai jenis Bukung ditampilkan, seperti Bukung Hantu, Bukung Burung, Bukung Naga, Bukung Belanda dan lainnya.
Gerakan mereka tampak serasi dan serempak melakukan tarian menggunakan topeng tersebut mengikuti irama lagu dan karakter topeng yang ditampilkan.
Sebelum Karnaval Babukung dimulai, imbuh dia, terlebih dahulu dilaksanakan acara adat Nota Garung Pantan dan ritual adat Maumpan Bukung atau ritual adat pembuka yang dilaksanakan sebelum Penari Bukung muncul.
“Arti kata maumpan adalah memberi makan yang mengandung makna spiritual menurut kepercayaan Kaharingan untuk menghormati roh yang ada dalam setiap penari topeng,” pungkas Meigo.
(ars)
Lihat Juga :