Derita Suami di Gresik, Miliki Istri Hiperseks
Senin, 22 Juni 2020 - 20:36 WIB
(Baca juga: ASN Pemalang Tipu Masuk CPNS Rp4,3 M, Uangnya untuk Foya-foya )
Parahnya lagi, ST sempat dengan geram mengatakan minta "dijual" saja agar bisa memenuhi kebutuhan ekonomi dan hasrat seksualnya. Dari sinilah dia akhirnya membuka penawaran di media sosial. "Saya baru tahun lalu jual istri saya. Tidak sering, baru dua kali," katanya.
SDM berhasil ditangkap aparat dari Polrestabes Surabaya di salah satu kamar hotel di kawasan Jalan Mastrip, Karang Pilang, Surabaya. Saat itu pelaku bertransaksi di dalam hotel. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa bill hotel, uang tunai Rp500.000, satu buah handphone dan pakaian dalam. "Kami mengamankan satu pelaku, dia menawarkan istrinya untuk layanan seksual," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian.
Terbongkar kasus suami jual istri tersebut berkat patroli cyber yang dipimpin oleh KBO Unit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Harun. Setelah ditelusuri, ditemukan ada transaksi layanan seksual yang melibatkan suami istri.
(Baca juga: 1 Pasien Positif COVID-19 di Solok, Puskesmas dan Pasar Ditutup )
Parahnya lagi, ST sempat dengan geram mengatakan minta "dijual" saja agar bisa memenuhi kebutuhan ekonomi dan hasrat seksualnya. Dari sinilah dia akhirnya membuka penawaran di media sosial. "Saya baru tahun lalu jual istri saya. Tidak sering, baru dua kali," katanya.
SDM berhasil ditangkap aparat dari Polrestabes Surabaya di salah satu kamar hotel di kawasan Jalan Mastrip, Karang Pilang, Surabaya. Saat itu pelaku bertransaksi di dalam hotel. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa bill hotel, uang tunai Rp500.000, satu buah handphone dan pakaian dalam. "Kami mengamankan satu pelaku, dia menawarkan istrinya untuk layanan seksual," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian.
Terbongkar kasus suami jual istri tersebut berkat patroli cyber yang dipimpin oleh KBO Unit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Harun. Setelah ditelusuri, ditemukan ada transaksi layanan seksual yang melibatkan suami istri.
(Baca juga: 1 Pasien Positif COVID-19 di Solok, Puskesmas dan Pasar Ditutup )