Perkawinan Anak di Kota Makassar Meningkat Selama Pandemi
Senin, 03 Januari 2022 - 09:07 WIB
Ketua ICJ Kota Makassar, Waridah mengatakan kenaikan angka perkawinan di masa pandemi disebut sebagai kenaikan yang kritis.
Baca Juga: Perkawinan Anak Salah Satu Penyebab Tingginya Prevalensi Stunting
Apalagi Makassar, khususnya Sulsel, angka kawin anak masih di atas rata-rata nasional. Faktornya, rentang waktu tinggal di rumah lebih tinggi dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sementara alasannya selain hamil di luar nikah juga cukup beragam.
"Ada yang lapor karena sudah melakukan hubungan suami istri duluan, ini juga salah satu penyebab tingginya praktik perkawinan anak," katanya.
Selanjutnya, kata Waridah, ada yang disebabkan oleh faktor ekonomi, di mana anak dianggap sebagai beban keluarga sehingga ingin cepat dinikahkan.
"Faktor lainnya disebabkan oleh faktor kultur budaya, ada yang bilang 3 kali dilamar dan ditolak itu nanti nda laku-laku. Ada yang bilang perawan tua lah ini juga," tutur dia.
Baca Juga: Perkawinan Anak Salah Satu Penyebab Tingginya Prevalensi Stunting
Apalagi Makassar, khususnya Sulsel, angka kawin anak masih di atas rata-rata nasional. Faktornya, rentang waktu tinggal di rumah lebih tinggi dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sementara alasannya selain hamil di luar nikah juga cukup beragam.
"Ada yang lapor karena sudah melakukan hubungan suami istri duluan, ini juga salah satu penyebab tingginya praktik perkawinan anak," katanya.
Selanjutnya, kata Waridah, ada yang disebabkan oleh faktor ekonomi, di mana anak dianggap sebagai beban keluarga sehingga ingin cepat dinikahkan.
"Faktor lainnya disebabkan oleh faktor kultur budaya, ada yang bilang 3 kali dilamar dan ditolak itu nanti nda laku-laku. Ada yang bilang perawan tua lah ini juga," tutur dia.
(agn)
Lihat Juga :