Perkawinan Anak di Kota Makassar Meningkat Selama Pandemi

Senin, 03 Januari 2022 - 09:07 WIB
loading...
Perkawinan Anak di Kota...
Perkawinan anak di Kota Makassar meningkat selama pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Perkawinan anak di Kota Makassar meningkat selama pandemi Covid-19. Data Intitute Community of Justice (ICJ) yang dihimpun dari Pengadilan Tinggi Agama Kota Makassar mencatat kenaikan terjadi signifikan.

Angka dispensasi nikah tercatat mencapai 1.997 pada tahun 2019, jumlah tersebut naik berkali lipat menjadi 4.086 kasus, kemudian kembali naik menjadi 13.297 pada tahun 2021.

Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelundungan Anak (DPPA) Kota Makassar, Achi Soeleman mengakui terjadi kenaikan perkawinan anak secara signifikan, khususnya di Kota Makassar.

Berdasarkan laporan yang masuk ke UPT PPA, naiknya angka perkawinan anak terjadi selama pandemi. "Kalau tahun lalu itu dia angkanya sudah 100 lebih (data 2020 ke 2021) jadi selama pandemi cukup tinggi memang yang ambil dispensasi nikah," katanya.

Baca Juga: Perkawinan Anak dan Pendidikan

Sementara tahun ini dikatakan kembali mengalami peningkatan signifikan hanya saja untuk tahun 2021 ke 2022, data tersebut masih diproses oleh UPTD PPA sebelum dirilis ke publik.

Adapun pemicu naiknya perkawinan anak yang signifikan tersebut disebabkan oleh faktor pergaulan bebas atau hamil di luar nikah.

"Alasannya paling besar karena pergaulan risiko atau pergaulan bebas, dia hamil, hamil di usia anak," bebernya.

Lebih lanjut, untuk alasan lainnya sudah tak lagi ditolelir. Selain itu, anak yang menikah tersebut juga diharuskan mengantongi sejumlah persyaratan.

Di antaranya harus mengantongi izin dari imam kelurahan, memiliki rekomendasi atau hasil pemeriksaaan dokter, serta hasil USG umur kehamilan anak tersebut.

"Jadi tidak boleh ada alasan mentolerir selain itu (hamil di luar nikah), tidak boleh untuk anak di bawah umur, karena dampak kesehatan pendidikan sosial dan dampak lainnya sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak," tandasnya.

Ketua ICJ Kota Makassar, Waridah mengatakan kenaikan angka perkawinan di masa pandemi disebut sebagai kenaikan yang kritis.

Baca Juga: Perkawinan Anak Salah Satu Penyebab Tingginya Prevalensi Stunting

Apalagi Makassar, khususnya Sulsel, angka kawin anak masih di atas rata-rata nasional. Faktornya, rentang waktu tinggal di rumah lebih tinggi dibanding sebelum pandemi Covid-19. Sementara alasannya selain hamil di luar nikah juga cukup beragam.

"Ada yang lapor karena sudah melakukan hubungan suami istri duluan, ini juga salah satu penyebab tingginya praktik perkawinan anak," katanya.

Selanjutnya, kata Waridah, ada yang disebabkan oleh faktor ekonomi, di mana anak dianggap sebagai beban keluarga sehingga ingin cepat dinikahkan.

"Faktor lainnya disebabkan oleh faktor kultur budaya, ada yang bilang 3 kali dilamar dan ditolak itu nanti nda laku-laku. Ada yang bilang perawan tua lah ini juga," tutur dia.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
135 Anak di Bojonegoro...
135 Anak di Bojonegoro Menikah Dini pada Januari-April 2024, Penyebabnya Ternyata Ini
Angka Nikah Dini di...
Angka Nikah Dini di Trenggalek Berhasil Ditekan Lewat Desa Nol Perkawinan Anak, Ini Tips dari Novita Hardini
Tekan Perkawinan Anak,...
Tekan Perkawinan Anak, Arumi Bachsin Siapkan Buku Pedoman Cepak
Astaga! 12 dari 100...
Astaga! 12 dari 100 Anak-anak di Jawa Barat Ternyata Menikah Dini
Lindungi Perempuan dan...
Lindungi Perempuan dan Anak, Kemenag Targetkan 2 Juta Pencatatan Nikah di 2025
Angka Perkawinan Anak...
Angka Perkawinan Anak Terus Menurun dalam 3 Tahun Terakhir
Kemenag Gandeng Mahasiswa...
Kemenag Gandeng Mahasiswa Jadi Agen Cegah Perkawinan Anak
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved