Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:12 WIB
Kepala Disdik Maros, Takdir. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
MAROS - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maros berfokus menekan angka putus sekolah di wilayahnya. Sejauh ini, angka putus sekolah di daerah berjuluk Butta Salewangang menunjukkan tren menurun dan terus diupayakan untuk dieliminir.
Berdasarkan data Disdik Maros , angka putus sekolah pada tahun 2019 yakni 14 siswa di tingkat SMP dan 114 siswa di tingkat SD. Jumlah itu secara akumulatif mulai menurun pada 2020 meski di tingkat SMP ada sedikit kenaikan. Rinciannya yakni 15 siswa SMP dan 40 siswa SD.
Baca juga:70% Pelajar SMP di Maros Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Kepala Disdik Maros , Takdir menuturkan, masih adanya siswa yang putus sekolah dipicu berbagai faktor atau alasan. Mulai dari persoalan ekonomi hingga geografis. Di Kecamatan Tompobulu misalnya, di mana banyak siswa putus sekolah karena jarak sekolah yang cukup jauh.
Berdasarkan data Disdik Maros , angka putus sekolah pada tahun 2019 yakni 14 siswa di tingkat SMP dan 114 siswa di tingkat SD. Jumlah itu secara akumulatif mulai menurun pada 2020 meski di tingkat SMP ada sedikit kenaikan. Rinciannya yakni 15 siswa SMP dan 40 siswa SD.
Baca juga:70% Pelajar SMP di Maros Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Kepala Disdik Maros , Takdir menuturkan, masih adanya siswa yang putus sekolah dipicu berbagai faktor atau alasan. Mulai dari persoalan ekonomi hingga geografis. Di Kecamatan Tompobulu misalnya, di mana banyak siswa putus sekolah karena jarak sekolah yang cukup jauh.
Lihat Juga :