70% Pelajar SMP di Maros Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Senin, 04 Oktober 2021 - 15:47 WIB
loading...
Kepala Dinas Pendidikan Maros, Muhammad Takdir. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia pelajar khususnya siswa SMP terus digenjot Pemerintah Kabupaten Maros. Hingga saat ini, capaian vaksinasi untuk pelajar di Maros sudah menyentuh angka 70%.
Data itu diungkap Kepala Dinas Pendidikan Maros , Muhammad Takdir. Dia menjelaskan, saat ini vaksinasi pelajar tingkat SMP sudah mencapai 10.150 orang dari total siswa wajib vaksin 14.100 orang atau setara 70%.
Baca juga:Puluhan Calon Pengawas di Maros Gelar Inovasi Pengawasan Sekolah
"Ya jadi jumlah vaksin untuk Dinas Pendidikan tingkat SMP sudah kita mulai satu bulan terakhir. Hingga saat ini, capaian pelajar yang sudah divaksin sampai 70 persen. Ini sudah mencakupi vaksin pertama dan kedua," jelas Takdir, Senin (4/10).
Meski realisasi vaksinasi sudah cukup tinggi, namun pihaknya masih menuai kendala. Khususnya pada komunikasi saat akan melakukan proses vaksinasi di sekolah di wilayah pelosok.
Baca juga:Hampir 90% Sekolah di Maros Sudah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka
"Meski tinggi, namun kita juga mengalami beberapa kendala pada pelaksanaan vaksinasi seperti pada sekolah yang berada di wilayah Tompobulu. Termasuk sekolah swasta yang masih rendah. Karena komunikasi dan jumlah siswanya yang tergolong sedikit, sehingga tempat-tempat yang dilakukan vaksin tidak terpusat," ungkapnya.
Data itu diungkap Kepala Dinas Pendidikan Maros , Muhammad Takdir. Dia menjelaskan, saat ini vaksinasi pelajar tingkat SMP sudah mencapai 10.150 orang dari total siswa wajib vaksin 14.100 orang atau setara 70%.
Baca juga:Puluhan Calon Pengawas di Maros Gelar Inovasi Pengawasan Sekolah
"Ya jadi jumlah vaksin untuk Dinas Pendidikan tingkat SMP sudah kita mulai satu bulan terakhir. Hingga saat ini, capaian pelajar yang sudah divaksin sampai 70 persen. Ini sudah mencakupi vaksin pertama dan kedua," jelas Takdir, Senin (4/10).
Meski realisasi vaksinasi sudah cukup tinggi, namun pihaknya masih menuai kendala. Khususnya pada komunikasi saat akan melakukan proses vaksinasi di sekolah di wilayah pelosok.
Baca juga:Hampir 90% Sekolah di Maros Sudah Lakukan Pembelajaran Tatap Muka
"Meski tinggi, namun kita juga mengalami beberapa kendala pada pelaksanaan vaksinasi seperti pada sekolah yang berada di wilayah Tompobulu. Termasuk sekolah swasta yang masih rendah. Karena komunikasi dan jumlah siswanya yang tergolong sedikit, sehingga tempat-tempat yang dilakukan vaksin tidak terpusat," ungkapnya.
Lihat Juga :