Pemkot Makassar Masih Punya Utang Belanja Senilai Rp21,7 Miliar
Jum'at, 09 Juli 2021 - 09:34 WIB
"Jadi itu merupakan utang khusus di rekanan. Itu terdiri dari utang belanja barang dan jasa Rp6,08 miliar dan utang belanja modal Rp15,68 miliar. Totalnya, Rp21,7 miliar," kata Helmy, Kamis (8/7/2021).
Helmy menyebutkan nilai itu sudah diakui sebagai utang belanja pemerintah kota dan telah dimasukkan dalam neraca keuangan daerah. Kata dia, mayoritas utang itu adalah pengerjaan kontruksi.
"Khusus belanja jasa itu biasanya pembelian barang-barang persediaan, seperti ATK, cetak pengadaan, dan makan minum," ujar dia.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar , Nunung Dasniar menyayangkan masih ada utang belanja barang dan jasa Pemkot Makassar yang belum dibayar.
Baca Juga: Rp63,5 Miliar DAK Pemkot Makassar Terancam Dikembalikan
Dia meminta pemerintah kota segera melunasi utang-utang tersebut. "Pemkot harus selesaikan itu, karena kan itu sudah terbahas di APBD 2020," tegas Nunung.
Helmy menyebutkan nilai itu sudah diakui sebagai utang belanja pemerintah kota dan telah dimasukkan dalam neraca keuangan daerah. Kata dia, mayoritas utang itu adalah pengerjaan kontruksi.
"Khusus belanja jasa itu biasanya pembelian barang-barang persediaan, seperti ATK, cetak pengadaan, dan makan minum," ujar dia.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar , Nunung Dasniar menyayangkan masih ada utang belanja barang dan jasa Pemkot Makassar yang belum dibayar.
Baca Juga: Rp63,5 Miliar DAK Pemkot Makassar Terancam Dikembalikan
Dia meminta pemerintah kota segera melunasi utang-utang tersebut. "Pemkot harus selesaikan itu, karena kan itu sudah terbahas di APBD 2020," tegas Nunung.
Lihat Juga :