Warga Sape Bima Minta Polisi Serius Ungkap Kasus Pencurian Ternak

Rabu, 20 Mei 2020 - 18:55 WIB
Menurut warga, kejadian pencurian dan penculikan ternak di Kecamatan betul betul sangat meresahkan warga. Dan itu terjadi meningkat setiap tahunnya terlebih menjelang hari lebaran. (Baca juga: Kasus Perbudakan Kapal China, 2 Warga Tegal Jadi Tersangka )

"Aksi pencurian dan penculikan ternak oleh para pelaku dengan melintasi perbukitan. Biasanya mereka (pelaku) kerap menyebelih hewan curian di atas pegunungan dan dagingnya dimasukan kedalam karung lalu dimuat menggunakan mobil pick up," kata Ketua Aliansi Mahasiswa Sape Utara, Ridwan.

Meski kejadian itu telah dilaporkan secara resmi, lanjutnya, namun pihak Kepolisian Sektor Sape dinilai tidak serius dan lamban dalam mengungkap kasus tersebut. Hal itulah yang membuat sebagian besar warga ingin bertindak sendiri dengan menangkap para pelaku lalu dihakimi sesuai kehendak. (Baca juga: Bupati Asmat Imbau Warga Muslim Salat Idul Fitri di Rumah )

Tak hanya itu, aksi para pelaku ini pula ditenggarai lantaran Kantor Pos Polisi di Kecamatan Sape utara sudah tidak berfungsi seperti sedia kala. Minimnya jumlah personil yang bertugas pada Pos tersebut sehingga membuat angka kriminalitas sepanjang jalan perbukitan juga meningkat.

"Tak hanya kasus pencurian dan penculikan ternak, namun beberapa waktu lalu terjadi kasus perampokan dan pembunuhan terhadap pelajar yang sedang melintas tepat di Kantor Pos Polisi Sape Utara," cetus Ridwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!