Baru 24,47 Persen, Vaksin COVID-19 Pelayan Publik-Lansia di DIY Perlu Dipercepat
Sabtu, 20 Maret 2021 - 15:02 WIB
Di antaranya dengan kegiatan vaksinasi COVID-19 massal. Sehingga bisa melanjutkan untuk sasaran berikutnya. “Terima kasih UGM yang telah membantu meningkatkan cakupan sasaran lansia dan pelayanan publik,” kata Pembayun saat vaksin COVID-19 massal bagi dosen dan tenaga pendidikan serta warga di sekitar kampus UGM, di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Sabtu (20/1/2021).
Pembayun menjelaskan untuk PR berikiutnya, yakni vaskin COVID-19 dengan sasaran aparatur sipil negara (ASN) dan instansi vertikal di DIY, kemudian untuk guru. Khusus untuk tenaga pendidik guru memang disiapkan untuk pendidikan tatap muka (PTM) yang akan dilaksanakan Juli 2021.
“Untuk itu, akan mendorong kabupaten dan kota untuk melaksanakan vaksin COVID-19 massal.Terutama empat kabupaten, sebab untuk kota sudah melakukan vaksin massal,” paparnya.
Menurut Pembayun, untuk vaksin COVID-19 massal ini, banyak belajar dari RSUP Dr Sardjito tentang bagaimana pelaksanan vaksin massal bagi tenaga kesehatan (nakes) dan sekarang direplikasi serta mencegah kerumunan. “Seperti pelaksanan hari ini, klta lihat tertib dan tertata rapi untuk menghindari kerumumam,” jelasnya.
Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinkes DIY agar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dipercepat, yaitu dengan vaksin massal dan jika jumlah vaksin di DIY sudah mendekati habis segera akan mengirimkan ke DIY.
Pembayun menjelaskan untuk PR berikiutnya, yakni vaskin COVID-19 dengan sasaran aparatur sipil negara (ASN) dan instansi vertikal di DIY, kemudian untuk guru. Khusus untuk tenaga pendidik guru memang disiapkan untuk pendidikan tatap muka (PTM) yang akan dilaksanakan Juli 2021.
“Untuk itu, akan mendorong kabupaten dan kota untuk melaksanakan vaksin COVID-19 massal.Terutama empat kabupaten, sebab untuk kota sudah melakukan vaksin massal,” paparnya.
Menurut Pembayun, untuk vaksin COVID-19 massal ini, banyak belajar dari RSUP Dr Sardjito tentang bagaimana pelaksanan vaksin massal bagi tenaga kesehatan (nakes) dan sekarang direplikasi serta mencegah kerumunan. “Seperti pelaksanan hari ini, klta lihat tertib dan tertata rapi untuk menghindari kerumumam,” jelasnya.
Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinkes DIY agar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dipercepat, yaitu dengan vaksin massal dan jika jumlah vaksin di DIY sudah mendekati habis segera akan mengirimkan ke DIY.
Lihat Juga :