Bupati Takalar Imbau Warga Jangan Percaya Hoaks Vaksin Covid-19

Rabu, 03 Februari 2021 - 21:01 WIB
“Kalau ini sudah masif, maka ekonomi bisa pulih dan belanja negara yang berhubungan dengan Covid-19 bisa ditekan, misalnya swab, rapid test antigen dan APD bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis,” kata Syamsari.

Direktur RSUD H Padjonga Dg Ngalle, Asriadi Ali, menyampaikan Bupati Takalar sebenarnya dijadwalkan mengikuti vaksinasi pada 1 Februari. Namun, kala itu tekanan darahnya terlalu tinggi sehingga tertunda. “Senin kemarin tekanan darah Pak Bupati tinggi mencapai 150, sekarang sudah normal 110 sehingga bersyarat untuk divaksin," jelasnya.

Selain Bupati Takalar , saat ini sejumlah pejabat publik di daerah tersebut telah melanjalani vaksinasi Covid-19. Di antaranya yani Kapolres Takalar, Ketua PN Takalar dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemkab Takalar.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!