Ada PPKM Positif COVID-19 Blitar Melonjak, Satpol PP: Perlu Sanksi Berat
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:39 WIB
Operasi yustisi yang digelar petugas gabungan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Blitar. Foto/Ist.
BLITAR - Penambahan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar , sebagian besar dipengaruhi masih rendahnya kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan. Sanksi yang berlaku bagi pelanggar selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dinilai belum bisa memberi efek jera.
Baca juga: Soal Kabar PPKM Diperpanjang, Ini Penjelasan Istana
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar , menilai diperlukan sanksi lebih berat agar kasus positif COVID-19 tidak terus bertambah. " Perlu sanksi lebih berat agar bisa membuat jera. Karena kenyataannya masih banyak warga yang membandel," ujar Sekertaris Satpol PP Kabupaten Blitar , Mustofa kepada SINDOnews.com, Rabu (20/1/2021).
Pemberlakuan PPKM 11-25 Januari 2021, terbukti tidak serta-merta menurunkan angka kasus positif COVID-19. Jumlah kasus positif di Kabupaten Blitar , faktanya terus bertambah. Bahkan semakin tajam.
Baca juga: Soal Kabar PPKM Diperpanjang, Ini Penjelasan Istana
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar , menilai diperlukan sanksi lebih berat agar kasus positif COVID-19 tidak terus bertambah. " Perlu sanksi lebih berat agar bisa membuat jera. Karena kenyataannya masih banyak warga yang membandel," ujar Sekertaris Satpol PP Kabupaten Blitar , Mustofa kepada SINDOnews.com, Rabu (20/1/2021).
Pemberlakuan PPKM 11-25 Januari 2021, terbukti tidak serta-merta menurunkan angka kasus positif COVID-19. Jumlah kasus positif di Kabupaten Blitar , faktanya terus bertambah. Bahkan semakin tajam.
Lihat Juga :