Harga Kedelai Melejit Pengrajin Tempe Menjerit

Sabtu, 02 Januari 2021 - 22:42 WIB
Sutopo, salah satu pengrajin tempe di kawasan Jalan Wonocolo, Surabaya mengaku, dirinya sengaja menghentikan produksinya untuk sementara karena mahalnya harga kedelai belakangan ini. “Harga kedelai yang semula seharga Rp7500 per kilogram, saat ini melonjak mencapai Rp9.200 per kilogram,” kata Sutopo, Sabtu (2/1/2021). (Baca juga: Pengusaha tahu dan tempe curhat ke Gita Wirjawan)

Harga tersebut, lanjutnya, terasa mahal bagi pengrajin tempe. “Sangat dikeluhkan para pengrajin tempe di Surabaya . Selain tak mampu membeli bahan dasar pembuatan tempenya, juga bingung menjualnya ke pembeli karena harganya lebih mahal,” paparnya.

Para pengrajin tempe pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi dan menstabilkan harga kedelai di pasaran, karena ribuan pengrajin tempe di Indonesia menggantungkan nasibnya dengan memproduksi tempe.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!