Harga Kedelai Melejit Pengrajin Tempe Menjerit

Sabtu, 02 Januari 2021 - 22:42 WIB
Harga kedelai yang terus melambung membuat belasan pengrajin tempe di Surabaya tak kuat lagi menanggung biaya produksi. Para pengrajin tempe inipun memutuskan berhenti. Foto SINDOnews
SURABAYA - Harga kedelai belakangan ini yang terus melambung membuat belasan pengrajin tempe di Surabaya tak kuat lagi menanggung biaya produksi. Para pengrajin tempe inipun akhirnya memutuskan untuk sementara menghentikan produksinya, sambil menunggu harga kedelai kembali stabil.

Kawasan Jalan Wonocolo, Gang 6 Surabaya yang biasanya dijadikan pusat pembuatan tempe, tampak sepi dari aktivitas biasannya. Sejumlah peralatan pembuatan tempe tampak tergeletak dan menumpuk di sudut rumah. (Baca juga: Perajin Tahu-Tempe Mau Mogok, Kemendag Pastikan Stok Kedelai Cukup)



Aktivitas pembuatan tempe pun tidak seramai biasanya. Hanya satu dua orang pengrajin tempe saja yang masih terlihat memproduksi tempe andalannya. Sedangkan, belasan pengrajin lainnya memilih berhenti berproduksi akibat harga kedelai yang belakangan ini terus naik.

dikawasan yang dikenal dengan kampung tempe ini, tak kurang dari 15 pengrajin tempe asal pekalongan yang sehari hari menggantungkan nasibnya dengan memproduksi tempe . namun, sejak harga kedelai terus naik , aktivitas produksi dicentra pembuatan tempe ini nyaris terhenti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!