Ada Dugaan Kecurangan TMS, Tim Koalisi Sebut Pilkada Pegubin Pertarungan CODE dengan Penyelenggara

Jum'at, 18 Desember 2020 - 07:52 WIB
“Pilkada kali ini sangat buruk dan terburuk sepanjang sejarah, ini sangat berbahaya, karena mengajarkan cara berpolitik dan demokrasi yang salah kepada masyarakat,” kata Denius.

Kata Denius, TSM ini dilakukan dengan cara anarkis, pemaksaan, dan hal tersebut seolah tanpa ada pengawasan, bahkan terkesan disengaja dan satu komando.

Denius membeberkan, adanya temuan-temuan tim CODE saat menjelang hari pemungutan suara, dimana masyarakat tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember, tidak ada pembagian Undangan (C6) kepada masyarakat pemilih, dan bahkan telah ada rekap hasil pencoblosan pada 8 Desember atau satu hari sebelum pencoblosan.

Hal lainnya, tahapan pendistribusian logistik tidak berjalan sesuai jadwal, bahkan telah ada pengisian form D oleh penyelenggara tingkat distrik dan itu dilakukan di Kantor KPU.

“Masyarakat tidak gunakan hak mereka untuk bisa memilih, penyelenggara satu komando, dan itu nyata-nyata terjadi di seluruh distrik yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!