Petugas Garda Terdepan Harus Diutamakan dalam Vaksin COVID-19
Senin, 14 Desember 2020 - 19:15 WIB
Disinggung apakah dirinya siap disuntik vaksin COVID-19 apabila mengharuskan seorang pejabat publik, seperti kepala daerah disuntik terlebih dahulu, Ngatiyana mengaku siap. Dulu ketika masih aktif sebagai prajurit TNI, dia juga selalu siap melaksanakan tugas dan perintah dari pimpinan.
“Bagi saya kalau memang aturannya harus pimpinan daerah dulu yang divaksin, saya siap, tidak masalah," imbuhnya. (Baca Juga: Massa FPI Geruduk Mapolres Ciamis, Minta Gantikan Habib Rizieq di Tahanan Ini Kata Kapolres)
Menurutnya, saat ini kasus COVID-19 di Kota Cimahi masih tinggi dan kembali lagi dinyatakan zona merah. Per hari ini, kasus totalnya sudah mencapai 1.524 orang yang terkonfirmasi positif. Rinciannya, sebanyak 891 dinyatakan sembuh, 46 meninggal dunia, dan 587 orang masih terkonfirmasi positif COVID-19. "Kasusnya masih tinggi, makanya kami akan kembali menerapkan sanksi sosial terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
“Bagi saya kalau memang aturannya harus pimpinan daerah dulu yang divaksin, saya siap, tidak masalah," imbuhnya. (Baca Juga: Massa FPI Geruduk Mapolres Ciamis, Minta Gantikan Habib Rizieq di Tahanan Ini Kata Kapolres)
Menurutnya, saat ini kasus COVID-19 di Kota Cimahi masih tinggi dan kembali lagi dinyatakan zona merah. Per hari ini, kasus totalnya sudah mencapai 1.524 orang yang terkonfirmasi positif. Rinciannya, sebanyak 891 dinyatakan sembuh, 46 meninggal dunia, dan 587 orang masih terkonfirmasi positif COVID-19. "Kasusnya masih tinggi, makanya kami akan kembali menerapkan sanksi sosial terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :