Ekspor Jatim Januari – Oktober Capai USD15,83 Miliar, Terbesar Perhiasan
Selasa, 17 November 2020 - 00:01 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Secara kumulatif, selama Januari - Oktober 2020, ekspor Jawa Timur (Jatim) sebesar USD15,83 miliar atau turun 6,15% disbanding Januari - Oktober 2019, yakni sebesar USD16,87 miliar. Selama periode tersebut, komoditas ekspor terbesar adalah emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan yang berkontribusi 7,35% atau sebesar USD1,16 miliar.
Disusul komoditas tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda dengan peranan sebesar 7,10% atau sebesar USD1,12 miliar. Peringkat ketiga adalah komoditas sisa dan skrap dari logam mulia lainnya dengan peranan sebesar 5,39% atau dengan nilai sebesar USD852,84 juta. (Baca juga: Polda Jatim Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di Ruang RTMC )
“Secara kumulatif selama Januari - Oktober 2020, ekspor nonmigas ke kawasan negara ASEAN sebesar USD2,88 miliar dengan kontribusi 18,79%,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Senin (16/11/2020).
BPS Jatim mencatat, Singapura menjadi tujuan utama dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD949,66 juta dengan kontribusi 6,20%. Ekspor nonmigas ke Uni Eropa pada periode tersebut mencapai USD1,18 miliar dengan kontribusi 7,73%.
Disusul komoditas tembaga dimurnikan berupa katoda dan bagian dari katoda dengan peranan sebesar 7,10% atau sebesar USD1,12 miliar. Peringkat ketiga adalah komoditas sisa dan skrap dari logam mulia lainnya dengan peranan sebesar 5,39% atau dengan nilai sebesar USD852,84 juta. (Baca juga: Polda Jatim Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di Ruang RTMC )
“Secara kumulatif selama Januari - Oktober 2020, ekspor nonmigas ke kawasan negara ASEAN sebesar USD2,88 miliar dengan kontribusi 18,79%,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Senin (16/11/2020).
BPS Jatim mencatat, Singapura menjadi tujuan utama dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD949,66 juta dengan kontribusi 6,20%. Ekspor nonmigas ke Uni Eropa pada periode tersebut mencapai USD1,18 miliar dengan kontribusi 7,73%.
Lihat Juga :