ASN yang Mudik saat Cuti Bersama Diimbau Lakukan Rapid Test
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 09:03 WIB
Sekda Kota Salatiga Fakruroji saat meninjau Lumbung Pangan Ertiga di Telaga Mukti 2, Tingkir Tengah, Tingkir. Foto/Dok.Prokompin Setda Salatiga
SALATIGA - Sekda Kota Salatiga Fakruroji mengimbau aparatur sipil negara (ASN) yang melakukan perjalanan ke luar daerah atau mudik saat cuti bersama pada akhir Oktober 2020 melakukan rapid test.
Selain itu, Fakruroji meminta kepada ASN dan masyarakat untuk terus menghindari kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat hingga virus tersebut benar-benar musnah.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan COVID-19. Jangan sampai saat mudik terpapar COVID-19 atau ketika pulang ke Salatiga membawa virus. Sedangkan ASN yang positif COVID-19, harus isolasi mandiri dan tidak boleh melakukan perjalanan," kata Fakruroji saat dihubung SINDOnews, Jumat (23/10/2020).
Dia mengatakan, untuk mencegah penularan COVID-19, Pemkot Salatiga membuat takline cuti bersama liburan tanpa kerumunan. Takline tersebut harus diimplementasikan oleh semua ASN dan mereka harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam pencegahan penularan COVID-19. (Baca juga: Seleksi Ketat, 1.144 Peserta Bersaing Menjadi Prajurit TNI AD)
Selain itu, Fakruroji meminta kepada ASN dan masyarakat untuk terus menghindari kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat hingga virus tersebut benar-benar musnah.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan COVID-19. Jangan sampai saat mudik terpapar COVID-19 atau ketika pulang ke Salatiga membawa virus. Sedangkan ASN yang positif COVID-19, harus isolasi mandiri dan tidak boleh melakukan perjalanan," kata Fakruroji saat dihubung SINDOnews, Jumat (23/10/2020).
Dia mengatakan, untuk mencegah penularan COVID-19, Pemkot Salatiga membuat takline cuti bersama liburan tanpa kerumunan. Takline tersebut harus diimplementasikan oleh semua ASN dan mereka harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam pencegahan penularan COVID-19. (Baca juga: Seleksi Ketat, 1.144 Peserta Bersaing Menjadi Prajurit TNI AD)
Lihat Juga :