Palsukan Suket Rapid Tes, Karyawan Kontraktor Diciduk Polisi
Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:22 WIB
Ia menjelaskan, berawal dari laporan petugas KKP Pelabuhan Panglima Utar Kumai ke Polres Kobar pada Rabu (14/10/2020) yang mencurigai adanya 8 surat rapid tes yang dibawa penumpang kapal tujuan Semarang, Jawa Tengah adalah palsu. Sebab nomor laboratoriumnya sama semua, hanya beda pada nama penumpang kapal.
“Tersangka membuat suket palsu rapid tes dengan cara men-scan suket yang asli terlebih dahulu atas nama Muslikin yang di keluarkan oleh Laboratorium Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun,” ujar Rendra. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Selanjutnya, lanjut dia, setelah discan kemudian pelaku menggandakannya sebanyak delapan kali dan hanya menganti nama nama yang akan pulang ke Pulau Jawa.
Delapan orang ini merupakan buruh yang bekerja di proyek Pembangunan Hotel Mercure Jalan Udan Said.
“Yang dibuatkan ya buruhnya sendiri mau pulang ke Jawa. Supaya tidak keluar biaya untuk biaya rapid tes lalu dia nekad memalsukannya,” ujar Rendra lagi.
“Tersangka membuat suket palsu rapid tes dengan cara men-scan suket yang asli terlebih dahulu atas nama Muslikin yang di keluarkan oleh Laboratorium Klinik Mitra Sehat Pangkalan Bun,” ujar Rendra. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Selanjutnya, lanjut dia, setelah discan kemudian pelaku menggandakannya sebanyak delapan kali dan hanya menganti nama nama yang akan pulang ke Pulau Jawa.
Delapan orang ini merupakan buruh yang bekerja di proyek Pembangunan Hotel Mercure Jalan Udan Said.
“Yang dibuatkan ya buruhnya sendiri mau pulang ke Jawa. Supaya tidak keluar biaya untuk biaya rapid tes lalu dia nekad memalsukannya,” ujar Rendra lagi.
Lihat Juga :