Kota Makassar Butuh Pemimpin Berkarakter Mewujudkan Perencanaan

Minggu, 11 Oktober 2020 - 16:12 WIB
"Persoalan reklamasi di kota Makassar tidak terlepas dari perencanaan Danny waktu dia menjadi urban planner sebelum jadi wali kota, tapi banyak yang tidak dipelajari aspek lingkungan dan juga perizinan yang baik," katanya.

Erwin juga menilai tak ada kemajuan berarti dalam pembangunan dan kemajuan ekonomi Makassar. Erwin memandang, kemajuan ekonomi dan peradaban Makassar dari sisi history tak terlepas dari peran para saudagar dan masyarakatnya yang berjiwa pedagang.

Hal tersebut bertolak belakang dengan klaim yang selama ini digaungkan bahwa Makassar berubah wujud menjadi kota dunia dan disegani di kancah nasional khususnya Indonesia timur karena pengaruh keberhasilan walikotanya.

Senada dengan itu, dalam sebuah kesempatan belum lama ini, Ilham Arief Sirajuddin, mantan wali kota Makassar menyebut suksesornya, Danny Pomanto sebatas hebat sebagai arsitek, bukan wali kota. Buktinya, pertumbuhan ekonomi melambat dan tak ada bangunan monumental yang dibuatnya.

Hal tersebut diungkapkan IAS kala menanggapi pernyataan Danny yang malah mengklaim pembangunan monumental di eranya adalah jasanya. (BACA JUGA: Jimly Asshiddiqie: Stop Kerumunan yang Bisa Pancing Emosi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!