Refocusing Anggaran COVID-19 di Cimahi Baru Terserap 36%

Sabtu, 19 September 2020 - 02:09 WIB
Sebab anggarannya masih dibutuhkan, apalagi tren kasusnya di Kota Cimahi cenderung terus mengalami penambahan dengan masuknya zona merah. Otomatis biaya belanja untuk kebutuhan penanganan akan terus dilakukan.

"Kebutuhannya kan banyak dan terus berjalan, seperti keperluan barang habis pakai untuk kelengkapan swab test atau kebutuhan di rumah sakit," tuturnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Achmad Nuryana menambahkan, refocusing dan realokasi anggaran untuk COVID-19 mendapat arahan langsung dari pemerintah pusat. (Baca juga: Bawaslu Jabar: Konser Musik-Jalan Santai saat Kampanye Ancam Keselamatan)

Anggaran tersebut dipangkas dari program dan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Cimahi. (Baca juga: Orang Gila Tertimbun Longsor di Nagreg, Tim SAR Lakukan Pencarian)

"Anggaran BTT yang sudah terserap digunakan untuk berbagai penanganan COVID-19. Seperti belanja Jaring Pengaman Sosial (JPS) atau bantuan untuk masyarakat terdampak dan pengadaan di bidang kesehatan, rapid test, APD, dan swab test," ujarnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!