Pemprov Revisi RPMJD Sulsel Tahun 2018-2023

Sabtu, 12 September 2020 - 09:00 WIB
Dia melanjutkan, perubahan RPJMD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023 ini juga dilakukan karena ada perubahan struktur organisasi lingkup Pemprov Sulsel. Dimana hal ini turut berdampak pada nomenklatur belanja yang dala RPJMD yang ditetapkan sebelumnya.

Meski begitu, Edi menekankan, esensi dari revisi RPJMD ini sebagai upaya percepatab pemulihan (revovery) ekonomi atas dampak pandemi COVID-19. Disamping untuk melakukan penyesuaian target indikator ekonomi makro Sulsel. Baca Juga : APBD Perubahan Sulsel Diestimasi Defisit Rp200 Miliar

"Karena tidak bisa dipungkiri target dalam RPJMD, awalnya pertumbuhan yang kita targetkan 7-8% di akhir periode RPJMD itu sangat berat untuk kita capai dengan kondisi seperti ini. Sebab kondisi pandemi ini tidak ada yang jamin kapan selesai sehingga dilakukan penyesuaian termasuk tentunya dokumen RPJMD sebagai instrumen perencanaan kita di Sulsel," urainya.

Edi mengungkapkan, perubahan RPJMD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023 juga akan dilakukan pemangkasan program kegiatan. Tujuannya untuk efisiensi anggaran. Hanya diarahkan pada kegiatan yang sifatnya strategis. Hal ini, kata dia, sesuai dengan arahan Wagub Sulsel .

"Pak wagub menganalogikan ibarat rumah klo misalnya banyak pintunya itukan ribet, kalau dua ointunya itukan kita hisa lebih fokus. Dalam tiga tahun teraahir secara berkala kita lakukan simplikasi program. Terakhir kita dorong di RPJMD Perubahan dari 466 program menjadi sekitar 165 program," imbuh Edi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!