Kemendes Dorong IDM Jadi Instrumen Perencanaan Pembangunan Desa
Minggu, 16 April 2023 - 13:45 WIB
Baca juga: Gus Halim: Dengan SDGs Desa, Program TEKAD Akan Berhasil Maksimal
”IDM ini ibaratnya sebuah kompas bagi desa, dokumen IDM yang berisi rumusan-rumusan yang terbagi dalam 3 Indeks yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi / Lingkungan selain untuk menentukan status desa juga menjadi rujukan arah kebijakan perencanaan pembangunan desa. Peran pendamping desa menjadi penting di sini untuk mengawal proses pemutakhiran data IDM agar valid dan nantinya bisa dijadikan pedoman desa," paparnya.
Dengan data desa yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah desa dapat memanfaatkan data desa tersebut untuk penyusunan RKP atau RPJM Desa. Data desa dalam IDM 2023 merupakan penyempurnaan dari 2022. Jika pada 2022 terdapat 794 template data isian yang dilengkapi 2023 ini menjadi 1.511 template data isian.
“Tahun 2023 ini ada penambahan 13 template kuisioner yang tidak terpotret ditahun sebelumnya seperti perangkat desa, identifikasi desa model, potensi wisata desa, kawasan hutan, kawasan tambang, kawasan perkebunan, kawasan pesisir pantai, konvergensi stunting, rumah tidak layak huni, rumah tangga yang belum terfasilitasi listrik, diversifikasi produksi tanaman pangan, komoditas produk kepasar domestik dan ekspor serta gudang pangan desa," terang Subkor Datin Ditjen PDP Kemendes PDTT, Mustakim.
Bimtek Offline dan Online
Sosialisasi Bimtek IDM 2023 dilakukan secara online dan offline. "TPP Kab. Malang dan Kota Batu menjadi yang pertama menerima sosialisasi secara langsung pasca sosialisasi resmi Kemendesa beberapa waktu lalu. Semoga nanti Bimtek Pak Mustakim bisa juga dilakukan secara Online sehingga bisa lebih banyak pihak yang menikmati sosialisasi IDM 2023 ini," kata Fahri.
”IDM ini ibaratnya sebuah kompas bagi desa, dokumen IDM yang berisi rumusan-rumusan yang terbagi dalam 3 Indeks yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi / Lingkungan selain untuk menentukan status desa juga menjadi rujukan arah kebijakan perencanaan pembangunan desa. Peran pendamping desa menjadi penting di sini untuk mengawal proses pemutakhiran data IDM agar valid dan nantinya bisa dijadikan pedoman desa," paparnya.
Dengan data desa yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah desa dapat memanfaatkan data desa tersebut untuk penyusunan RKP atau RPJM Desa. Data desa dalam IDM 2023 merupakan penyempurnaan dari 2022. Jika pada 2022 terdapat 794 template data isian yang dilengkapi 2023 ini menjadi 1.511 template data isian.
“Tahun 2023 ini ada penambahan 13 template kuisioner yang tidak terpotret ditahun sebelumnya seperti perangkat desa, identifikasi desa model, potensi wisata desa, kawasan hutan, kawasan tambang, kawasan perkebunan, kawasan pesisir pantai, konvergensi stunting, rumah tidak layak huni, rumah tangga yang belum terfasilitasi listrik, diversifikasi produksi tanaman pangan, komoditas produk kepasar domestik dan ekspor serta gudang pangan desa," terang Subkor Datin Ditjen PDP Kemendes PDTT, Mustakim.
Bimtek Offline dan Online
Sosialisasi Bimtek IDM 2023 dilakukan secara online dan offline. "TPP Kab. Malang dan Kota Batu menjadi yang pertama menerima sosialisasi secara langsung pasca sosialisasi resmi Kemendesa beberapa waktu lalu. Semoga nanti Bimtek Pak Mustakim bisa juga dilakukan secara Online sehingga bisa lebih banyak pihak yang menikmati sosialisasi IDM 2023 ini," kata Fahri.
Lihat Juga :