Suporter Bola Madura Desak Menpora Bekukan PSSI
Sabtu, 20 Desember 2014 - 12:21 WIB
Suporter Bola Madura Desak Menpora Bekukan PSSI
A
A
A
BANGKALAN - Pendukung tim sepak bola Madura mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membekukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Hal itu disampaikan dalam unjuk rasa di depan Stadion Gelora Bangkalan menyambut kedatangan Imam Nahrawi pada Reuni Akbar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangkalan. Dalam aksinya, mereka menyampaikan aspirasi yang ditulis di spanduk yang berisi “Bekukan PSSI”.
“Kami menilai, PSSI yang saat ini telah mencederai kepercayaan masyarakat Indonesia, terutama para pencinta sepak bola,” kata Dirijen KCong Mania Bangkalan Memet. Menurut dia, kemerosotan prestasi sepak bola Indonesia tidak lain akibat ulah pengurus PSSI. ”Yang ada di otak PSSI sekarang hanyalah uang, bukan memajukan sepak bola di negeri ini,” tandasnya.
Selain K-Cong Mania, tiga elemen suporter sepak bola Madura lain juga ikut berunjuk rasa kemarin, yaitu Laskar Trunojoyo (Sampang), Tretan Dhibi’ (Pamekasan), dan Peccot Mania (Sumenep).
Dalam petisi yang ditandatangani perwakilan masing- masing suporter di antaranya berisi tuntutan agar kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin saat ini segera dibekukan. “Pemerintah, dalam hal ini Kemenpora RI, segera mengambil alih PSSI. Ini penting dan segera dilakukan, tidak perlu waktu lama,” ujar juru bicara Suporter Madura Bersatu, Jimhur Saros, kemarin.
Presiden K-Cong Mania Bangkalan itu menilai, kebobrokan PSSI saat ini harus segera diakhiri. Tidak cukup dengan pembekuan dan pengambil alihan, tetapi harus ada revolusi total di tubuh PSSI, yakni membentuk kepengurusan baru tanpa keterlibatan rezim lama.
Terpenting, para suporter yang cinta sepak bola Indonesia lebih maju dan berprestasi, juga meminta agar Kemenpora melalui Imam Nahrawi selaku Menpora mendesak PSSI kepengurusan saat ini melaporkan keuangan yang dikelola kepada publik dengan transparan dan akuntabel.
“Menpora harus berani membekukan PSSI, jangan takut karena suporter sepak bola, terutama yang dari Pulau Madura, siap mem-back up. Segera bekukan PSSI sekarang juga, titik!” kata Jimhur. Menpora Imam Nahrawi yang merupakan alumnus MAN Model Bangkalan sudah ditunggu sejak pagi. Imam dielu-elukan ribuan siswa dan alumni sembari tidak lupa meminta sang menteri bersedia ber-selfieria.
Sesuai temu alumni, menteri asal Desa Konang, Kecamatan Konang, Bangkalan, ini didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Mondir Rofii diagendakan berkunjung ke beberapa pondok pesantren (ponpes), dilanjutkan kunjungan ke Gresik dan Malang.
Subairi
Hal itu disampaikan dalam unjuk rasa di depan Stadion Gelora Bangkalan menyambut kedatangan Imam Nahrawi pada Reuni Akbar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangkalan. Dalam aksinya, mereka menyampaikan aspirasi yang ditulis di spanduk yang berisi “Bekukan PSSI”.
“Kami menilai, PSSI yang saat ini telah mencederai kepercayaan masyarakat Indonesia, terutama para pencinta sepak bola,” kata Dirijen KCong Mania Bangkalan Memet. Menurut dia, kemerosotan prestasi sepak bola Indonesia tidak lain akibat ulah pengurus PSSI. ”Yang ada di otak PSSI sekarang hanyalah uang, bukan memajukan sepak bola di negeri ini,” tandasnya.
Selain K-Cong Mania, tiga elemen suporter sepak bola Madura lain juga ikut berunjuk rasa kemarin, yaitu Laskar Trunojoyo (Sampang), Tretan Dhibi’ (Pamekasan), dan Peccot Mania (Sumenep).
Dalam petisi yang ditandatangani perwakilan masing- masing suporter di antaranya berisi tuntutan agar kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin saat ini segera dibekukan. “Pemerintah, dalam hal ini Kemenpora RI, segera mengambil alih PSSI. Ini penting dan segera dilakukan, tidak perlu waktu lama,” ujar juru bicara Suporter Madura Bersatu, Jimhur Saros, kemarin.
Presiden K-Cong Mania Bangkalan itu menilai, kebobrokan PSSI saat ini harus segera diakhiri. Tidak cukup dengan pembekuan dan pengambil alihan, tetapi harus ada revolusi total di tubuh PSSI, yakni membentuk kepengurusan baru tanpa keterlibatan rezim lama.
Terpenting, para suporter yang cinta sepak bola Indonesia lebih maju dan berprestasi, juga meminta agar Kemenpora melalui Imam Nahrawi selaku Menpora mendesak PSSI kepengurusan saat ini melaporkan keuangan yang dikelola kepada publik dengan transparan dan akuntabel.
“Menpora harus berani membekukan PSSI, jangan takut karena suporter sepak bola, terutama yang dari Pulau Madura, siap mem-back up. Segera bekukan PSSI sekarang juga, titik!” kata Jimhur. Menpora Imam Nahrawi yang merupakan alumnus MAN Model Bangkalan sudah ditunggu sejak pagi. Imam dielu-elukan ribuan siswa dan alumni sembari tidak lupa meminta sang menteri bersedia ber-selfieria.
Sesuai temu alumni, menteri asal Desa Konang, Kecamatan Konang, Bangkalan, ini didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Mondir Rofii diagendakan berkunjung ke beberapa pondok pesantren (ponpes), dilanjutkan kunjungan ke Gresik dan Malang.
Subairi
(ftr)