Suara dentuman Merapi mulai menurun

Jum'at, 02 Mei 2014 - 14:48 WIB
Suara dentuman Merapi...
Suara dentuman Merapi mulai menurun
A A A
Sindonews.com - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Subandrio menyampaikan suara dentuman dari Gunung Merapi mulai menurun.

Tercatat, suara dentuman terbanyak pada 29 April 2014 lalu sebanyak 52 kali dengan pertanda kegempaan low frekuensi. Sehari kemudian pada 30 April, tercatat ada 38 kali low frekuensi.

Sementara pada 28 April atau sehari sebelum dinyatakan peningkatan status dari normal menjadi waspada terdapat kegempaan low frekuensi sebanyak empat kali.

"Kemarin ada 14 kali LF (Low Frekuensi) dan hari ini, mulai pukul 00.00 hingga 07.00 tadi pagi baru dua kali LF," kata Subandrio di Kantor BPPTKG Yogyakarta, Jum'at (2/5/2014).

Suara dentuman Merapi terdengar menurun. Suara itu menunjukkan ada pergerakan atau pelepasan gas di perut Merapi.

"Pelepasan gas itu menimbulkan suara karena dari dalam perut Merapi. Suara itu belum menunjukan adanya erupsi minor (kecil) karena sampai saat ini tidak terjadi erupsi," ujarnya.

Subandrio memprediksi, jika terjadi erupsi, maka material lama berupa bebatuan dan kerikil serta abu vulkanik yang akan keluar. Itu semua merupakan material lama yang diprediksi peninggalan sisa-sisa erupsi eksplosif 2010 lalu.

"Saya kira belum ada pergerakan magma baru ke atas. Kalau terjadi erupsi minor itu semua merupakan sisa-sisa material lama," paparnya.

Subandrio menegaskan, hingga saat ini belum ada tanda-tanda bergerakan magma baru naik keatas. Salah satu tanda yang mudah dipahami dengan munculnya awan panas. Tapi, hingga kini tanda-tanda tersebut masih nihil.
(sms)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved