Antisipasi ispa, Dinkes Salatiga bagikan masker ke warga

Jum'at, 14 Februari 2014 - 12:25 WIB
Antisipasi ispa, Dinkes...
Antisipasi ispa, Dinkes Salatiga bagikan masker ke warga
A A A
Sindonews.com - Hujan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur mengguyur wilayah Kota Salatiga. Abu mulai turun sekitar pukul 02.00 dan baru reda sekitar pukul 10.00 WIB. Ketebalan abu di jalanan mencapai satu senitimeter.

Abu vulkanik ini dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit seperti batuk, mata, dan infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). Guna mengantisipasi penyakit tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga memberikan masker kepada masyarakat.

Pembagian masker ini dilakukan di beberapa tempat seperti lapangan Pancasila, Bundaran Tamansari, Pasar Sapi, Jetis, dan Jalan Diponegoro. Jumlah masker yang diberikan kepada masyarakat mencapai 10.000 buah.

Kepala Dinkes Kota Salatiga Sovie Harjanti mengatakan, abu vulkanik bisa menyebabkan penyakit. Sebab bentuk abu vulkanik seperti kristal dan bisa merusak saluran pernafasan.

"Karena itu, masyarakat kami imbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika ke luar ruangan kami minta untuk memakai master dan kacamata agar abu tidak masuk ke saluran pernafasan dan mata," katanya, Jumat (14/2/2014).

Selain itu, Sovie juga meminta kepada masyarakat untuk segera memeriksakan kesehatan ke Puskesmas, klinik kesehatan atau rumah sakit jika merasakan gangguan pernafasan. Langkah itu dilakukan agar penyakit yang diderita segera tertangani.

Sementara itu, Siti Zuraidah dari Dinkes Kota Salatiga menjelaskan, Dinkes juga telah menginstruksikan seluruh Puskesmas di Salatiga untuk memberikan masker kepada masyarakat guna mengantisipasi penyakit yang ditimbulkan dari abu vulkanik.

"Puskesmas juga melakukan pembagian masker di wilayah masing-masing. Stok yang dimiliki Puskesmas antara 500-1.000 masker. Sedangkan Dinkes sendiri telah membagikan sebanyak 10.000 buah," ujarnya.

Dia mengatakan, Dinkes juga sudah memesan masker lagi ke pusat besar farmasi di Semarang untuk memenuhi kebutuhan dan stok. "Jadi jika masker yang dibagikan masih kurang, kekurangannya bisa segera terpenuhi," tukasnya.

Dia berharap, hujan abu vulkanik bisa segera dibersihkan agar tidak menimbulkan penyakit. "Mudah-mudahan hari ini turun hujan agar abu vulkanik bisa dibersihkan dengan mudah," ucapnya.
(lns)
Berita Terkait
Soekarno Putra Sang...
Soekarno Putra Sang Fajar, Kelahirannya Disambut Letusan Gunung Kelud
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Djojodigdo, Kisah Patih...
Djojodigdo, Kisah Patih Blitar Penakluk Amukan Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Nyaris Tewas saat Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Kisah Tunggul Ametung...
Kisah Tunggul Ametung Mengejar Brahmana yang Memicu Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Misteri Gunung Kelud...
Misteri Gunung Kelud dan Dendam Cinta Lembu Suro yang Bertepuk Sebelah Tangan
Berita Terkini
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
17 menit yang lalu
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
24 menit yang lalu
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
25 menit yang lalu
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
41 menit yang lalu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
1 jam yang lalu
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved