Kisah Tunggul Ametung Nyaris Tewas saat Letusan Dahsyat Gunung Kelud
Kamis, 08 Mei 2025 - 07:32 WIB
loading...
Penguasa Tumapel Tunggul Ametung nyaris tewas jauh sebelum dibunuh Ken Arok akibat letusan Gunung Kelud. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
PENGUASATumapel Tunggul Ametung nyaris tewas jauh sebelum dibunuh Ken Arok akibat letusan Gunung Kelud. Saat itu, gunung yang berada di perbatasan tiga wilayah Blitar, Kediri, dan Malang meletus dahsyat.
Tunggul Ametung yang saat itu berkuasa di bawah Kerajaan Kediri tengah mencari brahmana atau pendeta agama Hindu.
Baca juga: Kisah Tunggul Ametung Tewas Ditikam Keris Bikin Kerajaan Singasari Tegang
Tunggul Ametung berusaha mencari keberadaan mertuanya Mpu Purwa yang tak ditemukan. Karena tak menemukan Mpu Purwa, sang menantu itu langsung merusak rumah dan seisinya, termasuk padepokan milik Mpu Purwa sang pendeta agama Hindu Syiwa ini.
Puas melampiaskan marahnya ke Mpu Purwa, Tunggul Ametung bergerak terus mencari brahmana lain. Tujuannya kali ini adalah Arya Artya. Brahmana satu ini oleh Tunggul Ametung juga dituduh telah mencelakakan dirinya.
Ketika sampai di rumah Artya sebagaimana dikisahkan buku "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan", penghuninya tidak ada. Seluruh anggota Artya juga telah melarikan diri.
Dia bersama pasukannya terus memburu Artya ke tengah hutan. Nahas, saat mencari orang yang diburunya tiba-tiba muncul bencana alam.
Tunggul Ametung yang saat itu berkuasa di bawah Kerajaan Kediri tengah mencari brahmana atau pendeta agama Hindu.
Baca juga: Kisah Tunggul Ametung Tewas Ditikam Keris Bikin Kerajaan Singasari Tegang
Tunggul Ametung berusaha mencari keberadaan mertuanya Mpu Purwa yang tak ditemukan. Karena tak menemukan Mpu Purwa, sang menantu itu langsung merusak rumah dan seisinya, termasuk padepokan milik Mpu Purwa sang pendeta agama Hindu Syiwa ini.
Puas melampiaskan marahnya ke Mpu Purwa, Tunggul Ametung bergerak terus mencari brahmana lain. Tujuannya kali ini adalah Arya Artya. Brahmana satu ini oleh Tunggul Ametung juga dituduh telah mencelakakan dirinya.
Ketika sampai di rumah Artya sebagaimana dikisahkan buku "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan", penghuninya tidak ada. Seluruh anggota Artya juga telah melarikan diri.
Dia bersama pasukannya terus memburu Artya ke tengah hutan. Nahas, saat mencari orang yang diburunya tiba-tiba muncul bencana alam.
Lihat Juga :