Pelaku daging oplosan Depok diduga jaringan Cipete
Kamis, 20 Desember 2012 - 12:49 WIB
Pelaku daging oplosan Depok diduga jaringan Cipete
A
A
A
Sindonews.com - Setelah berhasil mengungkap jaringan pengoplos daging babi, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok menjamin, Kota Inklusi aman dari peredaran daging babi oplosan.
Sebab, rantai distribusi di dua titik di bagian hilir yang terjadi di Depok sudah diputus.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok Zalfinus Irwan mensinyalir, jaringan yang terdapat di Depok berhubungan dengan pemasok di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.
Ia menduga jaringan tersebut merupakan satu jaringan, dengan pelaku yang terungkap di wilayah Cipete, Jakarta Selatan.
"Feeling kami satu jaringan, karena yang dua titik terakhir menjual di Depok, pemasok diatasnya tinggal di Jakarta Selatan tapi jualan di Depok, rantai keempat dari Cilandak, karena modusnya sama dengan yang di Cipete," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok Zalfinus Irwan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/12/12).
Zalfinus menyebutkan, selain satu jalur, jaringan tersebut sama-sama bertransaksi di malam hari.
"Namun saat ini, jalur pemasok paling atas belum bisa kami pegang, karena rantai ketiga belum bisa kami ajak kerjasama," tegasnya.
Menurut pengakuan pemasok di rantai ketiga, mereka mendapatkan daging babi oplosan dari wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.
Pihaknya mengancam akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum, jika para jaringan tersebut menolak bekerjasama.
"Menurut pengakuan pemasok ketiga ini sedang bertransaksi di Cilandak, pada malam hari. Sekarang stop komunikasinya, kalau tidak mau bekerja sama dengan kita, kita ancam ke jalur hukum," tegasnya.
Sebab, rantai distribusi di dua titik di bagian hilir yang terjadi di Depok sudah diputus.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok Zalfinus Irwan mensinyalir, jaringan yang terdapat di Depok berhubungan dengan pemasok di wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.
Ia menduga jaringan tersebut merupakan satu jaringan, dengan pelaku yang terungkap di wilayah Cipete, Jakarta Selatan.
"Feeling kami satu jaringan, karena yang dua titik terakhir menjual di Depok, pemasok diatasnya tinggal di Jakarta Selatan tapi jualan di Depok, rantai keempat dari Cilandak, karena modusnya sama dengan yang di Cipete," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kota Depok Zalfinus Irwan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/12/12).
Zalfinus menyebutkan, selain satu jalur, jaringan tersebut sama-sama bertransaksi di malam hari.
"Namun saat ini, jalur pemasok paling atas belum bisa kami pegang, karena rantai ketiga belum bisa kami ajak kerjasama," tegasnya.
Menurut pengakuan pemasok di rantai ketiga, mereka mendapatkan daging babi oplosan dari wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.
Pihaknya mengancam akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum, jika para jaringan tersebut menolak bekerjasama.
"Menurut pengakuan pemasok ketiga ini sedang bertransaksi di Cilandak, pada malam hari. Sekarang stop komunikasinya, kalau tidak mau bekerja sama dengan kita, kita ancam ke jalur hukum," tegasnya.
(stb)