Ini komentar Aher tanggapi demo chaos di Garut
Rabu, 19 Desember 2012 - 15:30 WIB
Ini komentar Aher tanggapi demo chaos di Garut
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyerahkan sepenuhnya kasus pernikahan siri Bupati Garut Aceng Fikri kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut. Aher cenderung enggan berkomentar secara frontal saat dicecar wartawan terkait kasus Aceng.
Heryawan mengatakan dirinya tidak ingin melontarkan pendapat pribadi mengenai kasus Aceng tersebut. Dirinya baru akan berkomentar setelah ada keputusan dari DPRD Garut.
“Tidak ada pendapat pribadi, yang ada pendapat hukum. Saya dengan Pak Aceng tidak ada masalah pribadi, jadi tidak ada intervensi, anggota DPRD Garut sudah pada dewasa, politik berjalan sebagaimana mestinya,” kata Ahmad Heryawan saat menghadiri acara Deklarasi Kota Depok Sebagai Penyelenggara Pendidikan Inklusif, di Balairung UI, Depok, Rabu (19/12/12).
Saat ditanya mengenai massa yang melakukan demo sehingga menyebabkan daerah di sekitar DPRD Garut lumpuh, Heryawan mengatakan, dirinya mempercayakan keamanan tersebut kepada aparat kepolisian.
“Ada yang bertanggung jawab kok, kita sudah limpahkan masalah keamanan pada kepolisian, semua orang juga tidak ingin Garut rusuh” ujarnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Imam Budi Hartono mengatakan, dirinya memang tidak campur tangan atas keputusan DPRD Garut. Karena hal itu merupakan otonomi dari pemerintahan Kabupaten Garut.
Dia mengatakan, rakyat Garut masih menginginkan pembangunan untuk menata kabupaten tersebut menjadi lebih baik lagi. Apalagi saat ini akhir tahun dimana jadwal kegiatan pemeirntahan seringkali lebih padat dari pada biasanya.
"Sudah selaiknya pejabat publik untuk menjaga sikapnya. Sebab masyarakat menginginkan pejabat publik sebagai teladan bagi warganya. Namun yang terpenting juga adalah masalah kinerja dari pejabat publik tersebut, ini kaitannya lebih kepada moral, kita lihat dulu apakah memang Aceng ada melanggar undang-undang dengan kasusnya, atau ini hanya di bawa ke ranah politik saja,” imbuh Imam.
Heryawan mengatakan dirinya tidak ingin melontarkan pendapat pribadi mengenai kasus Aceng tersebut. Dirinya baru akan berkomentar setelah ada keputusan dari DPRD Garut.
“Tidak ada pendapat pribadi, yang ada pendapat hukum. Saya dengan Pak Aceng tidak ada masalah pribadi, jadi tidak ada intervensi, anggota DPRD Garut sudah pada dewasa, politik berjalan sebagaimana mestinya,” kata Ahmad Heryawan saat menghadiri acara Deklarasi Kota Depok Sebagai Penyelenggara Pendidikan Inklusif, di Balairung UI, Depok, Rabu (19/12/12).
Saat ditanya mengenai massa yang melakukan demo sehingga menyebabkan daerah di sekitar DPRD Garut lumpuh, Heryawan mengatakan, dirinya mempercayakan keamanan tersebut kepada aparat kepolisian.
“Ada yang bertanggung jawab kok, kita sudah limpahkan masalah keamanan pada kepolisian, semua orang juga tidak ingin Garut rusuh” ujarnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Imam Budi Hartono mengatakan, dirinya memang tidak campur tangan atas keputusan DPRD Garut. Karena hal itu merupakan otonomi dari pemerintahan Kabupaten Garut.
Dia mengatakan, rakyat Garut masih menginginkan pembangunan untuk menata kabupaten tersebut menjadi lebih baik lagi. Apalagi saat ini akhir tahun dimana jadwal kegiatan pemeirntahan seringkali lebih padat dari pada biasanya.
"Sudah selaiknya pejabat publik untuk menjaga sikapnya. Sebab masyarakat menginginkan pejabat publik sebagai teladan bagi warganya. Namun yang terpenting juga adalah masalah kinerja dari pejabat publik tersebut, ini kaitannya lebih kepada moral, kita lihat dulu apakah memang Aceng ada melanggar undang-undang dengan kasusnya, atau ini hanya di bawa ke ranah politik saja,” imbuh Imam.
(rsa)