Dipersulit, nasabah BRI ngamuk
Rabu, 05 Desember 2012 - 13:16 WIB
Dipersulit, nasabah BRI ngamuk
A
A
A
Sindonews.com - Sering dipersulit saat ingin mengambil berkas SK pensiunan suaminya, Yustia Lena Abi mengamuk di dalam ruang kasir BRI Cabang Kefamenanu Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegusaran Yustia meledak setelah selama lima tahun ini ia hendak mengambil kembali SK Pegawai Negeri Asli yang dijadikan jaminan untuk meminjam sejumlah uang dari BRI sejak tahun 2002 silam. Namun ketika usai angsuran lima tahun kemudian pada tahun 2007 SK tersebut tidak kunjung dikembalikan BRI.
“Saya tidak terima perlakuan BRI, seakan mempersulit pengembalian SK Asli milik suami saya, padahal saya sudah tagih sejak 5 tahun lalu hingga tadi,” kata Yustia Lena Abi dengan nada kecewa, di Kefamenanu, Rabu, (05/12/2012)
Yustia menduga, pihak BRI sengaja melenyapkan SK milik suaminya. Hal itu menurut Yustia, terbukti ketika selama 5 tahun dirinya mondar-mandir ke BRI. Pihal bank hanya memberi jawaban kalau sedang mencari SK tersebut.
Sementara itu, Kepala BRI Cabang Kefamenanu, Xaverius Estono Adi P menjelaskan prosedur pengembalian SK tersebut harus ada bukti awal transaksi.
“SK itu ada tapi untuk memudahkan pencarian dalam lemari arsip, nasabah harus membawa salah satu bukti transaksi apa saja di BRI Cabang Kefamenanu,” kata Estono.
Kegusaran Yustia meledak setelah selama lima tahun ini ia hendak mengambil kembali SK Pegawai Negeri Asli yang dijadikan jaminan untuk meminjam sejumlah uang dari BRI sejak tahun 2002 silam. Namun ketika usai angsuran lima tahun kemudian pada tahun 2007 SK tersebut tidak kunjung dikembalikan BRI.
“Saya tidak terima perlakuan BRI, seakan mempersulit pengembalian SK Asli milik suami saya, padahal saya sudah tagih sejak 5 tahun lalu hingga tadi,” kata Yustia Lena Abi dengan nada kecewa, di Kefamenanu, Rabu, (05/12/2012)
Yustia menduga, pihak BRI sengaja melenyapkan SK milik suaminya. Hal itu menurut Yustia, terbukti ketika selama 5 tahun dirinya mondar-mandir ke BRI. Pihal bank hanya memberi jawaban kalau sedang mencari SK tersebut.
Sementara itu, Kepala BRI Cabang Kefamenanu, Xaverius Estono Adi P menjelaskan prosedur pengembalian SK tersebut harus ada bukti awal transaksi.
“SK itu ada tapi untuk memudahkan pencarian dalam lemari arsip, nasabah harus membawa salah satu bukti transaksi apa saja di BRI Cabang Kefamenanu,” kata Estono.
(ysw)