Buron, Bambang Santoso akhirnya menyerah

Selasa, 04 Desember 2012 - 15:49 WIB
Buron, Bambang Santoso...
Buron, Bambang Santoso akhirnya menyerah
A A A
Sindonews.com – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro, Bambang Santoso (60) akhirnya menyerahkan diri dan datang ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Usai diperiksa Bambang Santoso langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Bojonegoro.

Bambang Santoso didampingi penasihat hukum Tri Astuti Handayani datang ke Kejari Bojonegoro pukul 11.00 WIB, Selasa (4/12/2012) siang. Ia langsung diperiksa di ruang Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Musleh Rahman.

Namun, di sela pemeriksaan Bambang Santoso berkeras ingin menemui Kepala Kejari Bojonegoro, Tugas Utoto, meminta agar tidak ditahan dengan alasan sakit. Ia juga menyodorkan surat rekam medik dari Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Tetapi, pihak kejaksaan tetap melanjutkan pemeriksaan dan menahan Bambang Santoso.

Bambang Santoso mengatakan, ia merasa dizalimi karena dijadikan tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana pembebasan lahan Blok Cepu tersebut.

Sebab, kata dia, dalam tim pembebasan lahan itu ada 26 orang. Ia ditunjuk sebagai wakil ketua tim pembebasan lahan. “Jadi sebagai wakil ketua tim saya mendapatkan honor sebesar Rp80 juta,” ujarnya.

Ia menyatakan, dana sebesar Rp3,8 miliar itu bukan dana pembebasan lahan Blok Cepu melainkan hanya dana operasional bagi tim pembebasan lahan. Dana itu, kata dia, berasal dari PT Mobil Cepu Limited, selaku operator migas Blok Cepu di Bojonegoro.

“Jadi itu dana operasional yang tidak masuk dalam APBD. Sehingga tidak ada kerugian negara itu,” kilahnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tugas Utoto, menyatakan, setelah dinyatakan buron tersangka Bambang Santoso akhirnya menyerahkan diri dan langsung ditahan.

“Tim jaksa memutuskan langsung menahan Bambang Santoso,” ujar Tugas Utoto.

Tugas Utoto menyatakan tersangka Bambang Santoso memang sempat memohon untuk tidak ditahan dengan alasan sakit. Ia juga menolak menandatangani berkas acara pemeriksaan.

Kasus dugaan korupsi dana pembebasan lahan Blok Cepu itu bermula dari munculnya surat keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/756/KEP/412.12/2006 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pembebasan Lahan Blok Cepu di Bojonegoro.

Kemudian tim mengajukan proposal pengajuan dana operasional sebesar Rp14,4 miliar pada PT Mobil Cepu Limited. Kemudian, PT MCL mencairkan dana tahap pertama sebesar Rp3,8 miliar.

Pencairan itu terjadi pada Maret 2007 hingga Juni 2007. Tetapi, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp2,9 miliar dalam kegiatan pembebasan lahan Blok Cepu tersebut.
(ysw)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
11 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Setekah Perang Sengit,...
Setekah Perang Sengit, Rusia Akhirnya Rebut New York dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved