Penyaluran KUR di Bulukumba diduga fiktif

Sabtu, 11 Agustus 2012 - 17:16 WIB
Penyaluran KUR di Bulukumba...
Penyaluran KUR di Bulukumba diduga fiktif
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menemukan sejumlah penerima dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kelompok Tani (KT) fiktif. KUR tersebut diusulkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ke BNI Bulukumba, namun tidak sampai ke tangan petani.

Anggota Komisi B DPRD Bulukumba Amar Ma’ruf mengungkapkan keberadaan dana KUR sebesar Rp17 miliar lebih harus jelas peruntukanya karena dikhawatirkan bukan petani yang menikmati. Buktinya, ada KT memasukkan nama petani yang berhak menerima. Hanya, setelah terealisasi justru tidak kebagian anggaran.

“Termasuk fiktif karena melaporkan sekian orang penerima dana KUR melalui RDKK. Tapi, fakta di lapangan uang itu tidak ketahui kemana setelah dicairkan di BNI Bulukumba. Ini berdasarkan pengakuan sejumlah petani yang kami temukan di lapangan. Mereka hanya dijadikan alat untuk mendapatkan uang KUR,” ungkap Amar menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (11/8/2012).

Dia menyatakan, seharusnya para kelompok tani yang memasukkan nama penerima KUR direalisasikan ke petani, bukan sebaliknya. Sebab, cepat atau lambat jelas akan menjadi temuan dalam pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Apalagi, dana KUR jumlahnya cukup besar.

Meski demikian, lanjut Amar, proses pencairan dana KUR pada prinsipnya sudah tepat. Hanya saja, yang menjadi soal masyarakat hanya jadikan alat, sementara yang menikmati adalah warga kalangan atas.

“Kalau gagal dan rugi bisa saja petani dibebankan mengembalikan. Sedangkan itu bukan mereka yang menikmati,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (KT) Bulukumba Syamsuddin mengungkapkan, penyaluran dana KUR, sebenarnya sudah melalui prosuder yang ada. Alasannya, petani diberikan bantuan dalam bentuk bibit Tapioka karena mereka hanya bisa menyediakan lahan. Sehingga jika diberikan dalam bentuk dana dikhawatirkan tidak dikembalikan.

“Kita sudah sepakati sejak awal kalau petani memang hanya diberikan dalam bentuk bibit. Kekhawatiran pemerintah jangan sampai dana KUR tidak bisa dikembalikan. Sebab, ada ansuran yang harus disetor setiap bulan. Nah, kalau petani bagaimana bisa mendapatkan uang dalam per bulanya. Ini yang menjadi pertimbangan sebenarnya,” kata Syamsuddin, kepada SINDO, kemarin.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Pemkab Bulukumba Rudy Ramlan tegas membantah dana KUR senilai Rp17 miliar dikuasai pejabat. Dia menjelaskan, penyaluran dana KUR tapioka sudah sesuai prosuder. Warga yang berhak menerima diberi anggaran sesuai yang tertuang dalam kontrak.

“Penyaluran dana KUR sudah sesuai.Pemerintah tidak mungkin bermain sebab jelas penerimanya, yakni petani. Apalagi, pihak bank itu mempunyai tim verifikasi siapa saja yang berhak menerima, dan siapa tidak. Sehingga dugaan tersebut sama sekali tidak benar,” ujar dia.
(azh)
Berita Terkait
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved