Tak Terima Ditegur saat Mabuk Pelaut Tikam Kakak Beradik, 1 Tewas

loading...
Tak Terima Ditegur saat Mabuk Pelaut Tikam Kakak Beradik, 1 Tewas
Tak Terima Ditegur saat Mabuk Pelaut Tikam Kakak Beradik, 1 Tewas
BATAM - Tak terima aksinya mengkonsumsi minuman keras ditegur Dedy Larepos tega menganiaya dua orang kakak beradik pemilik warung makan di Kawasan Tiban Centre, Batam, Jumat (3/4/2020). Akibatnya Abdul Haris Nasution tewas di tempat sementara adiknya Muhamad Irvan masih kritis. Pelaku sendiri dapat ditangkap polisi di semak-semak tak jauh dari TKP sekitar 30 menit setelah kejadian. (Baca: Misterius, Mayat Wanita Cantik Ditemukan Terapung di Danau Toba

Kapolsek Sekupang AKP Yudi Arvian mengatakan, penganiayaan yang menewaskan Haris berawal saat pelaku Dedi bersama tiga orang kawannya minum minuman keras di warung makan yang bersebelahan dengan warung milik korban Haris di Foodcourt Tiban Center, Batam. Dimana pelaku Dedi yang mabuk sempat membuat onar dan mengganggu para pembeli.

“Karena pelaku terus membuat keributan Irvan dan Haris menegur pelaku. Namun saat ditegur pelaku hanya diam dan langsung pergi. Selang 15 menit kemudian pelaku kembali sambil membawa pisau dan langsung menikam perut korban Irvan. Melihat adiknya bersimbah darah Haris mencoba melerai namun pelaku justru berbalik mengejar Haris dan langsung menikam leher korban,” kata Kapolsek.

Menuurt dia, korban yang mengalami luka di bagian leher langsung terjatuh dan tewas di tempat. Sementra pelaku Dedi yang merupakan seorang pelaut ini langsung kabur.



“Beruntung polisi yang datang segera menangkap pelaku yang bersembunyi di semak semak tak jauh dari TKP,” timpalnya.

Sementara pelaku Dedi Larepos yang masih terlihat mabuk mengaku nekad menganiaya korban karena kesal dilarang minum minuman keras. Pisau yang digunakan pelaku diambil dari kamar kosnya yang tak jauh dari TKP. Pisau sempat dibuang namun berhasil ditemukan polisi.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Sekupang belum bisa memeriksa pelaku karena masih dalam pengaruh minuman keras.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top