Usai Ditebus, Jasad Bayi Terlantar 4 Hari di RSUD Kota Bukittinggi Akhirnya Dimakamkan

Senin, 03 Februari 2020 - 03:39 WIB
Usai Ditebus, Jasad...
Usai Ditebus, Jasad Bayi Terlantar 4 Hari di RSUD Kota Bukittinggi Akhirnya Dimakamkan
A A A
BUKITTINGGI - Jasad bayi yang ditolak dimakamkan di kampung ibunya hingga terlantar selama empat hari di kamar jenazah RSUD Dokter Achmad Mochtar di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat akhirnya dapat ditebus dan dikeluarkan, Minggu (2/2/2020) siang.

Jasad bayi perempuan, anak dari Eva Yelnita (37 tahun) diizinkan meninggalkan RS setelah tunggakan biaya persalinan yang mencapai Rp8 juta dilunasi. Sang ibu dapat meninggalkan rumah sakit dan langsung memakamkan jasad bayi nya secara layak di Tanah Dermawan. (Baca juga: Ibu dan Jasad Bayinya Tak Bisa Keluar RS Selama 4 Hari karena Biaya, Akhirnya Bisa Pulang )

Eva, warga Dusun Sibusuak, Nagari Pincuran Puti, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam dan bayinya yang sudah meninggal dunia sebelumnya tidak bisa meninggalkan rumah sakit karena tidak mampu membayar biaya pengobatan yang mencapai Rp8 juta. Berkat bantuan dari komunitas Sedekah Seribu Sehari (S-3) dan beribadah-id yang mengumpulkan sumbangan warga, biaya rumah sakit Eva bisa dilunasi.

Selain itu, warga Bukik Batabuah sepakat menyediakan lahan untuk pemakaman bayi Eva karena sebelumnya warga kampung tempat tinggal Eva menolak jasad bayinya dimakamkan di sana. Sehingga berimbas jasad bayi malang ini tidak dapat langsung dimakamkan secara layak usai meninggal dan terlantar selama empat hari di ruang jenazah RS.

"Alhamdulillah di hari ke-4 kita berhasil mencarikan tempat untuk pemakaman bayi dan masalah pembayaran tunggakan biaya rumah sakit juga sudah diselesaikan dengan komunitas S3 dan beribadah-id serta dengan pihak rumah sakit. Insya Allah sebentar lagi jenazah bayi akan langsung kita bawa tempat pemakaman. Semoga tidak terjadi lagi hal seperti ini yang diduga karena alasan adat maka bayi yang tidak berdosa tidak semestinya diperlakukan seperti ini karena yang bersalah mungkin orangtuanya tapi yang jadi korban bayinya," ujar Meme Anthy, Dermawan Komunitas S3 Bukittinggi, Agam.

Usai pelunasan biaya RS, jasad bayi langsung dibawa ke Bukik Batabuah untuk disalatkan di masjid setempat dan dimakamkan secara layak. Proses pemakaman di Komplek Pemakaman Kaum berlangsung sederhana.

Kisah tragis yang dialami Eva berawal saat ia masuk RS diantar suaminya pada Rabu 29 Januari 2020 untuk melahirkan. Pada Kamis 30 Januari 2020, Eva melahirkan bayi perempuan secara prematur namun meninggal dunia. Usai kejadian, suaminya pamit untuk mencari uang tetapi tak kunjung kembali.

Pihak keluarga Eva sendiri menolak memakamkan jasad bayinya karena konflik keluarga. Konflik keluarga terjadi karena Eva menikah siri dengan suaminya. (Baca juga: Tak Miliki Biaya Persalinan, Ibu dan Jasad Bayi Terlantar 3 Hari di Rumah Sakit )

Warga yang mengetahui nasib Eva dan bayinya dari pemberitaan yang dimuat iNews.TV, MNC Media Group merespons dengan mencari tanah tempat pemakaman dan mengumpulkan uang sumbangan untuk melunasi biaya rumah sakit.

Warga pun berharap tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari, dimana jenazah bayi yang tidak berdosa ditolak dimakamkan karena kesalahan orangtuanya.
(kri)
Berita Terkait
Meninggal di Rumah Sakit...
Meninggal di Rumah Sakit Rujukan, Keluarga Tolak Protokol COVID-19
5 Rumah di Belakang...
5 Rumah di Belakang Stadion Ateh Ngarai Bukittinggi Ludes Terbakar
Malam Tahun Baru, Polda...
Malam Tahun Baru, Polda Sumbar Tutup Sejumlah Jalan di Padang dan Bukittinggi
Pulang ke Bukittinggi,...
Pulang ke Bukittinggi, Mulyadi Minta Restu Maju Sumbar 1
Banjir Sumbar Putus...
Banjir Sumbar Putus Jalur Padang-Bukittinggi, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif
Mutasi Jajaran Polresta...
Mutasi Jajaran Polresta Bukittinggi, Sejumlah Kapolsek dan Pejabat Polres Diganti
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
3 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
5 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
5 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
5 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
6 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved