Kisah Rumah Bolon Raja Sibandang yang Dicat dengan Darah Manusia

Jum'at, 13 Desember 2019 - 05:00 WIB
Kisah Rumah Bolon Raja...
Kisah Rumah Bolon Raja Sibandang yang Dicat dengan Darah Manusia
A A A
Rumah Bolon atau rumah adat milik Raja Pertama Sibandang Opung Jautan Rajagukguk yang terdapat di Kecamatan Muara, Pulau Sibanding, Kabupaten Tapanuli Utara kerap menjadi perhatian wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sibandang.
Kisah Rumah Bolon Raja Sibandang yang Dicat dengan Darah Manusia

Karena selain bentuknya unik, rumah bolon yang kini usianya telah lebih dari 300 tahun tersebut warna cat rumahnya dicampur dengan darah manusia. Konon, dahulu dilakukan untuk memperkuat aura rumah, dimana cat merah dicampur dengan darah darah musuh atau darah tawanan yang dipersembahkan pada waktu pesta memasuki rumah baru.
Dimana rumah bolon ini adalah simbol dari identitas masyarakat Batak yang tinggal di Sumatera Utara.
Kisah Rumah Bolon Raja Sibandang yang Dicat dengan Darah Manusia

Untuk mencapai rumah peninggalan Raja Opung Jautan Rajagukguk tersebut dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara dapat ditempuh dengan waktu 1 jam dengan kendaraan pribadi ke Dermaga Muara di Pulau Sibandang. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan naik feri atau kapal penyeberangan dengan waktu tempuh 10 menit. Lalu setelah sampai di Pulau Sibandang, dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Sebelum mencapai rumah bolon tersebut terdapat situs berupa Partukkoan, yakni kursi batu tempat raja-raja dahulu bermusyawarah dan makam Hunsa Rajagukguk yang merupakan kerabat dari Opung Jautan Rajagukguk.

Menurut Bengkel Rajagukguk, salah satu keturunan Hunsa Rajagukguk, rumah bolon peninggalan raja tersebut hanya boleh ditinggali oleh anak laki-laki pertama. Sementara anak perempuan diberikan rumah lainnya.
"Rumah itu dibuat dengan kayu pilihan lalu untuk merekatkan kayunya hanya menggunakan tali untuk menyatukan bahan-bahan rumah. Tali ini diikatkan kepada kayu dengan kuat agar rangka rumah tidak longgar ataupun roboh suatu saat," kata Bengkel Rajagukguk, kepada SINDOnews saat berkunjung bersama rombongan Familiarization Trip Media Digital Nasional ke Destinasi Super Prioritas Danau Toba, awal Desember lalu.

Pria paruh baya ini juga menerangkan jika hiasan singa-singa di kanan kiri rumah tersebut sempat hendak dicuri namun tidak bisa, karena konon ada hal gaib yang melindunginya. "Ya memang kalau berhasil dicuri dan dijual harga singa-singa tersebut bisa mencapai ratusan juta bahkan miliaran," kata Bengkel Rajagukguk.

Berdasarkan pengamatan SINDOnews, rumah tersebut sangat berbeda dengan rumah lainnya karena memiliki gorga yang unik dan bersambung. Namun saat ini rumah tersebut, mulai lapuk karena selain dimakan usia dan cuaca rumah tersebut kurang terurus.

Camat Muara Josua Napitupulu mengatakan, pihak kecamatan telah mengusulkan agar rumah tersebut dapat dipugar secara resmi dan menjadi cagar budaya. Namun dari pihak keturunan Hunsa Rajagukguk yang menjadi kerabat dari Opung Jautan Rajagukguk agak sungkan kalau rumah tersebut dipugar.

"Alasannya mereka masih mengumpulkan barang-barang peninggalan raja. Ya sekarang ini kita biarkan dulu mereka menatanya. Nanti jika telah tertata baru akan diusulkan pemugaran secara resmi. Saya sih minta usulan pemugaran diusulkan dari bawah baru ke pemerintah pusat," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Senjata Pemusnah Massal...
Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Gua Napalicin, Legenda...
Gua Napalicin, Legenda Si Pahit Lidah yang Kesal dan Bergumam
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Rakyat Jambi terhadap Penjajah Belanda
Kisah Kampung Adat Seribu...
Kisah Kampung Adat Seribu Gonjong, Pernah Ditinggali Syafruddin Prawiranegara
Kisah Pohon Cengkeh...
Kisah Pohon Cengkeh Tertua di Dunia yang Selamat dari Pemusnahan Belanda
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved