Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa

Sabtu, 13 Juni 2020 - 05:38 WIB
loading...
Senjata Pemusnah Massal...
Museum Teknik Sejarah di Peennemünde, Jerman, tempat yang pernah menjadi lokasi pengembangan peluru kendali yang pertama kali digunakan dalam Perang Dunia II. Foto/Ist
A A A
Hari ini tepat 76 tahun silam, untuk pertama kalinya bom yang bisa dikendalikan dari jarak jauh digunakan dalam peperangan. Vergeltungswaffe 1 atau V-1, sebutan rudal buatan Nazi-Jerman itu, menghunjam permukiman di London, Inggris dan Antwerp Belgia dalam Perang Dunia II .

Senjata bernama resmi Fieseler Fi 103 itu mulai dikembangkan sayap udara Nazi pada akhir 1939 di Peenemunde. Senjata ini beranya 2.150 kilogram dan panjangnya 5,3 meter. Mesinnya menggunakan jet pulse Argus As 014. Dengan kecepatan jelajah 640 kilometer per jam, V-1 mampu menjangkau jarak 250 kilometer. (Baca juga: KM Dharma Rucitra Bocor dan Nyaris Tenggelam di Pelabuhan Padangbai Bali)

Sukses V-1 membuat Nazi mempercepat pengembangan generasi kedua, yaitu V-2 yang memiliki kemampuan jauh melebihi pendahulunya. Lebih hebat dari V-1, roket V-2 mampu melaju sejauh 320 kilometer dengan kecepatan 4.000 kilometer per jam.
(Baca juga: KM Dharma Rucitra Bocor, Penumpang Histeris dan Berlompatan ke Laut)

Sesuai dengan sebutannya, ”vergeltungswaffe” yang berarti senjata balas dendam, V-1 dan V-2 banyak memakan korban. Sekitar 3.000 buah rudal tersebut dimuntahkan Nazi-Jerman selama kurun waktu 13 June 1944 sampai 29 March 1945, mengakibatkan kematian lebih dari 7.000 tentara dan warga sipil. Proses pengembangan V-2 juga menyebabkan 20.000 pekerja paksa yang dikerahkan dari kamp-kamp tahanan di wilayah invasi Nazi, tewas.

Menjelang berakhirnya perang dengan kekalahan poros Jerman, intelijen Inggris, Amerika Serikat (AS), dan Uni Sovyet bersaing untuk mendapatkan teknologi roket yang dapat dikendalikan tersebut. Ketiganya berebut menangkap ilmuwan dan insinyur di balik V-2, yaitu Wernher von Braun untuk mendapatkan desain dan segala hal berkaitan dengan teknologi roket.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved