Atasi Dampak Kekerasan, Warga Wouma Jayawijaya Diberi Trauma Healing

Minggu, 24 November 2019 - 09:47 WIB
Atasi Dampak Kekerasan,...
Atasi Dampak Kekerasan, Warga Wouma Jayawijaya Diberi Trauma Healing
A A A
JAYAWIJAYA - Warga Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya , Papua mendapatkan layanan trauma healing pascaterjadinya aksi anarkis di Wamena beberapa waktu lalu.

Layanan itu diberikan saat Binmas Noken Polri Dan Operasi Nemangkawi menggelar bakti sosial di halaman Gereja Kapela Yesus Elalim, yang dikuti oleh seluruh warga Wouma. (Baca juga: Pangdam dan Kepala Suku Gelar Bakar Batu bersama Warga di Wamena)
Atasi Dampak Kekerasan, Warga Wouma Jayawijaya Diberi Trauma Healing

Anak-anak sangat ceria saat bermain dan belajar bersama Binmas Noken Polri. Tak ketinggalan, orang dewasa juga mendapatkan pemulihan trauma.

Selain melakukan pemulihan trauma, petugas juga melakukan diskusi dengan warga setempat dan membagikan ratusan paket sembako hingga bantuan peralatan olah raga.
Atasi Dampak Kekerasan, Warga Wouma Jayawijaya Diberi Trauma Healing

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Jayawijaya AKP Leonard Yoga menjelaskan, beberapa waktu lalu terjadi kejadian yang tidak diinginkan. “Sehingga kegiatan bakti sosial dan trauma healing sangat penting dilakukan untuk memulihkan kembali kondisi warga,” kata Wakapolres.

Dia mengungkapkan bahwa warga tidak mau lagi kejadian kemarin terulang kembali. ”Situasi di Wamena kondusif aman dan terkendali dan warga juga sudah beraktivitas seperti biasanya,” tandasnya.

Leonard Yoga berharap agar warga Distrik Wouma menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Selain itu, warga diminta jangan mudah percaya dengan berita bohon atau informasi hoaks.

“Karena berita hoaks itu dapat merusak segalanya yang berakibat merugikan diri sendiri dan orang lain,” katanya. (Baca juga: Merkuri Cemari Perairan PNG, Wali Kota Jayapura Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan Laut)
Atasi Dampak Kekerasan, Warga Wouma Jayawijaya Diberi Trauma Healing

Sementara tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Wouma, Tomy Italy menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial dan trauma healing ini sangat baik. Namun dirapakan dilakukan terus menerus guna menghilangkan trauma warga.

“Warga juga disini membutuhkan peralatan pertanian seperti parang, sekop, cangkul dan lainnya. Selain itu beberapa warga juga membutuhkan rumah layak huni,” katanya.
(shf)
Berita Terkait
Kronologi Aksi Saling...
Kronologi Aksi Saling Serang Antar Suku di Kabupaten Jayawijaya Papua
Kepala Suku Jayawijaya...
Kepala Suku Jayawijaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Agenda Politik Papua Merdeka
Pasukan TNI-Polri Pukul...
Pasukan TNI-Polri Pukul Mundur Massa yang Bentrok di Jayawijaya
1 Tewas 40 Hanoi Dibakar...
1 Tewas 40 Hanoi Dibakar Akibat Perang Suku di Jayawijaya
Kepala Suku Lembah Baliem...
Kepala Suku Lembah Baliem Ajak Warga Jaga Keamanan Wamena
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
7 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
9 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
9 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
9 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
9 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved