Kepala Suku Lembah Baliem Ajak Warga Jaga Keamanan Wamena
Jum'at, 24 Juni 2022 - 12:14 WIB
loading...
Kepala Suku Lembah Baliem, Naligi Kurusi meminta semua pihak menjaga situasi Kota Wamena, Jayawijaya, Papua. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A
A
A
JAYAPURA - Kepala Suku Lembah Baliem, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Naligi Kurisi meminta semua pihak untuk turut menjaga situasi Kota Wamena agar tetap kondusif. Hal ini menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di Wamena.
"Ada banyak peristiwa yang terjadi di sini, dari mulai demo DOB sampai kasus pembunuhan Brimob Diego Rumaropen. Saya sebagai kepala suku meminta semua pihak, mari kita jaga bersama-sama Wamena ini agar tetap aman dan kondusif," kata Naligi dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022).
Baca juga: Bripda Diego Rumaropen Gugur, Ratusan Keluarga Datangi Kapolda Papua Tuntut Keadilan
Menurutnya, terkait pemekaran atau daerah otonomi baru (DOB), pemerintah telah menyetujui adanya pemekaran Provinsi Papua menjadi empat provinsi, dengan tambahan tiga provinsi baru.
Sehingga hendaknya didukung agar pelaksanaannya bisa sesuai harapan bersama.
"Bapak gubernur juga sudah menyepakati adanya pemekaran, sehingga pro kontra hendaknya dihilangkan dan mari menyamakan persepsi untuk pembangunan Papua ke depan," ujarnya.
Sementara, untuk kasus pembunuhan anggota Brimob, Bripda Diego Rumaropen, hendaknya ini menjadi pembelajaran untuk semua aparat keamanan, agar jangan lengah karena bisa nyawa melayang.
"Ada banyak peristiwa yang terjadi di sini, dari mulai demo DOB sampai kasus pembunuhan Brimob Diego Rumaropen. Saya sebagai kepala suku meminta semua pihak, mari kita jaga bersama-sama Wamena ini agar tetap aman dan kondusif," kata Naligi dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022).
Baca juga: Bripda Diego Rumaropen Gugur, Ratusan Keluarga Datangi Kapolda Papua Tuntut Keadilan
Menurutnya, terkait pemekaran atau daerah otonomi baru (DOB), pemerintah telah menyetujui adanya pemekaran Provinsi Papua menjadi empat provinsi, dengan tambahan tiga provinsi baru.
Sehingga hendaknya didukung agar pelaksanaannya bisa sesuai harapan bersama.
"Bapak gubernur juga sudah menyepakati adanya pemekaran, sehingga pro kontra hendaknya dihilangkan dan mari menyamakan persepsi untuk pembangunan Papua ke depan," ujarnya.
Sementara, untuk kasus pembunuhan anggota Brimob, Bripda Diego Rumaropen, hendaknya ini menjadi pembelajaran untuk semua aparat keamanan, agar jangan lengah karena bisa nyawa melayang.
Lihat Juga :