Kasus Anak Kecanduan Pembalut Rebus Terungkap karena Laporan Orang Tua

Selasa, 06 November 2018 - 23:49 WIB
Kasus Anak Kecanduan...
Kasus Anak Kecanduan Pembalut Rebus Terungkap karena Laporan Orang Tua
A A A
SEMARANG - Fenomena anak-anak kecanduan pembalut rebus di Jawa Tengah awalnya diketahui dari laporan masyarakat yang resah dengan perilaku menyimpang generasi muda tersebut. Mereka kehilangan konsentrasi baik ketika di rumah maupun di sekolah.

“Tahunya itu dari keluarga yang datang ke sini, melaporkan bahwa anaknya seperti kecanduan. Banyak bengong, tidak bisa konsentrasi,” ungkap Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, AKBP Suprinarto, Selasa (6/11/2018).

Berdasarkan laporan tersebut, BNN bergegas melakukan penyelidikan dan melibatkan psikolog, terlebih korban sekaligus pelaku masih tercatat sebagai anak-anak.“Dari hasil keterangan anak itu ternyata dia bersama rekan-rekannya biasa merebus pembalut lalu diminum airnya rebusannya. Mereka merebus pembalut itu karena tidak bisa membeli sabu, padahal mereka ini ingin merasakan (sensasi sabu),” ujarnya.

Supri menuturkan, anak-anak tersebut mendapat ide merebus pembalut berasal dari kelompok anak lain yang terlebih dahulu melakukan kegiatan serupa. Setelah ditelusuri, petugas menemukan kasus yang sama antara lain di seperti Purwodadi, Kudus, Pati, Rembang, serta di Kota Semarang bagian timur.

“Rata-rata mereka ini tinggal di pinggiran kota. Tidak mampu beli sabu tapi ingin nyabu, makanya mereka bereksperimen,” ujarnya.

Senada, psikolog Indra Dwi Purnomo menyampaikan, fenomena anak-anak kecanduan pembalut rebus sebelumnya juga ditemukan di Karawang, Belitung Timur, dan Yogyakarta. Dia pun prihatin karena fenomena itu menyasar pada anak-anak usia 13-16 tahun.

“Usia remaja ini usia mencoba-coba. Mereka bereksperimen tentang sesuatu yang baru. Temannya di daerah tertentu menyalahgunakan itu (pembalut rebus), lalu mereka ikut nyoba. Jadi dalam satu kelompok, bila kita periksa satu maka yang lain juga sama yaitu minum air rebusan pembalut itu,” jelas Indra.
(whb)
Berita Terkait
Jaringan Narkoba di...
Jaringan Narkoba di Yogya Terbongkar, Dikendalikan dari Lapas Jawa Tengah
Gerebek Rumah Pengedar...
Gerebek Rumah Pengedar Obat Terlarang di Sragen, Polisi Sita Ribuan Butir Pil Koplo
509,7 Gram Sabu dari...
509,7 Gram Sabu dari Afrika Gagal Diselundupkan ke Jawa Tengah
Kanwil Bea Cukai Jawa...
Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah Tingkatkan Kompetensi Pegawai Berantas Narkoba
Jelang Pernikahan, Pria...
Jelang Pernikahan, Pria di Kendal Malah Tertangkap Jual Narkoba
Beli Ganja Secara Online,...
Beli Ganja Secara Online, 3 Pria di Magelang Diciduk Polisi
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
4 jam yang lalu
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
4 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
5 jam yang lalu
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
5 jam yang lalu
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
5 jam yang lalu
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
7 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved