Terkait Sabu 5 Kg, Oknum CPNS dan 2 Napi Ditangkap Polisi

Senin, 29 Oktober 2018 - 14:32 WIB
Terkait Sabu 5 Kg, Oknum...
Terkait Sabu 5 Kg, Oknum CPNS dan 2 Napi Ditangkap Polisi
A A A
PALEMBANG - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menangkap seorang CPNS berserta dua narapidana Lapas Pangkalan Balai, Sumsel terkait kasus narkoba dengan barang bukti 5 kilogram sabu dan 15.000 butir ekstasi.

CPNS tersebut bernama Rian Hidayat yang rencananya diangkat PNS pada 1 Januari mendatang. Sedangkan dua narapidana sebagai bandar adalah Rimbo Laksono dan Arman.

"Rian ini ikut seleksi CPNS 2017 lalu dan 1 Januari diangkat PNS. Tetapi dia lebih tergiur jadi perantara sabu dengan upah Rp1-Rp2 juta. Untuk kedua narapidananya ini terlibat kasus sabu, divonis 15 tahun, baru menjalani 1 tahun," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnai Adinegara, di Palembang Senin (29/10/2018).

Kapolda mengungkapkan, kedua napi telah melakukan transaksi sebanyak 4 empat kali. Sabu didapat dari jaringan lama yang berasal dari Myanmar atas perantara bandar asal Jambi.

"5 Kg sabu ini dalam kemasan baru dari Myanmar, dikendalikan bandar di Jambi. Pengakuan sudah 4 kali transaksi sejak mereka menghuni lapas. Jadi memang jaringan lapas," katanya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman menambahkan, kedua narapidana tercatat jaringan sabu lintas provinsi. Narapidana makin esksis di dalam lapas karena dianggap sebagai tempat transaksi paling aman.

"Pengakuan mereka begitu, lapas tempat paling aman karena kita sulit mau masuk ke dalam. Jadi mereka ini jaringan lama, ditangkap dan di dalam lebih melihatkan kalau mereka lebih leluasa, lebih bebas," katanya.

Selain jaringan lapas, Direktorat Narkoba sebelumnya juga menangkap dua kurir sabu jaringan Aceh. Dari dua tersangka Saeful Ridwan dan Hermansyah polisi mengamankan 4 Kg sabu asal China.

Saeful merupakan warga Garut, Jawa Barat dan Hermansyah warga Nangroe Aceh Darussalam. Mereka ditangkap pada 23 Oktober lalu di SPBU Alang-Alang Lebar saat akan bertransaksi.

"Sabu 4 Kg ini jaringan berbeda ya, bukan dari lapas. Mereka ini jaringan asal Aceh, rencana mau diedarkan di Sumatera dan sekitarnya, pengakuannya diupah Rp100 juta untuk sekali transaksi," tutupnya.
(rhs)
Berita Terkait
Puluhan Tahanan Narkoba...
Puluhan Tahanan Narkoba Kabur, 27 Tertangkap 3 Masih DPO
Pegawai Kejari yang...
Pegawai Kejari yang Selundupkan Sabu Lewat HP ke Lapas Cilegon Tidak Ditetapkan Tersangka
Sedang Asyik Transaksi...
Sedang Asyik Transaksi Sabu, 2 Pemuda di Palembang Diciduk Polisi
Nenek Enam Cucu Ini...
Nenek Enam Cucu Ini Nekat Jualan Sabu, Sehari Bisa Jual 2 Paket Kecil
3 Kurir Sabu 16 Kg di...
3 Kurir Sabu 16 Kg di Palembang Divonis Penjara Seumur Hidup
Tergiur Untung Jutaan,...
Tergiur Untung Jutaan, Buruh di Palembang Nyambi Jadi Bandar Sabu
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
4 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
6 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
8 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
8 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved