Pemkot Makassar Cari Solusi Pertahankan Pasikola Gratis

Sabtu, 07 Juli 2018 - 20:09 WIB
Pemkot Makassar Cari...
Pemkot Makassar Cari Solusi Pertahankan Pasikola Gratis
A A A
JAKARTA - Subsidi operasional kendaraan antarjemput anak sekolah, Pasikola, dari donor internasional telah habis sejak Mei 2018. Akibatnya, Pasikola yang awalnya gratis, bakal dikenakan bayaran.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Makassar bersama Yayasan Bakti, UNDP dan Organda melakukan rembuk bersama guna menemukan solusi mengenai persoalan ini.

"Ini aset pribadi bukan milik Pemkot, jadi kami dari Pemkot hanya selaku fasilitator untuk tangani kendala yang selama ini disubsidi International donor sudah habis sejak Mei kemarin, jadi Yayasan Bakti yang handle Mei-Juni," ungkap Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Sabtu (7/7/2018).

Meski berstatus milik pribadi, Danny Pomanto mengaku akan tetap berupaya membantu agar Pasikola tetap beroperasi. Alasannya, keberadaan Pasikola sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Jadi kita akan bagi tugas, Yayasan Bakti tugasnya apa, Dishub tugasnya apa, saya tugasnya apa. Salah satunya kita akan coba cari CSR, misalnya Pertamina kalau bisa bantu, siapa tahu bisa dibantu bahan bakar," ujarnya.

Mengenai besaran biaya, Danny mengatakan hal tersebut bergantung dari hasil kesepakatan pengelola Pasikola yang akan dijajaki formatnya, sopir, dan orang tua siswa.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Bakti, Susan sangat mengapresiasi inisiatif dari Pemkot Makassar yang berupaya menemukan jalan keluar bagi keberlanjutan operasional Pasikola.

“Ini kerja sama multi pihak, kami sebagai lembaga swadaya masyarakat, bersama organda serta para komunitas, kami apresiasi pihak Pemerintah Kota yang bersedia fasilitasi,” ucap Susan.

Terdapat sepuluh unit Pasikola yang beroperasi di berbagai rute sekolah berbeda, baik SD maupun SMP. Kendaraan ini dilengkapi buku bacaan anak, dispenser air minum, dan fasilitas lainnya agar anak aman dan nyaman di perjalanan.
(maf)
Berita Terkait
Penindakan Mal yang...
Penindakan Mal yang Abai Protokol Kesehatan Harus Bersifat Kontinu
Dewan Desak Pemkot Makassar...
Dewan Desak Pemkot Makassar Kejar Aset PSU dari Pengembang Perumahan
Masyarakat Kurang Mampu...
Masyarakat Kurang Mampu di Makassar Difasilitasi Bantuan Hukum
Dewan Bakal Kaji Kerugian...
Dewan Bakal Kaji Kerugian Penggunaan Fasum di Pasar Segar
PAD Minim, TPP ASN Pemkot...
PAD Minim, TPP ASN Pemkot Makassar Terancam Dipangkas
Pemkot Kehilangan Aset,...
Pemkot Kehilangan Aset, Kantor BPR Diambil Alih Pihak Ketiga
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
4 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
6 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
8 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
8 jam yang lalu
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved