Dianggap Lalai, Nakhoda KM Sinar Bangun dan 3 Oknum Dishub Ditahan

Senin, 25 Juni 2018 - 10:57 WIB
Dianggap Lalai, Nakhoda...
Dianggap Lalai, Nakhoda KM Sinar Bangun dan 3 Oknum Dishub Ditahan
A A A
MEDAN - Nakhoda sekaligus pemilik Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, Poltak Soritua Sagala dan tiga oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara ditahan penyidik setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Hal itu disampaikan Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw didampingi Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kombes Pol Andi Rian Djajadi dan pejabat perwira Polda Sumut saat memaparkan kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Polda Sumut, Medan, Senin (25/6/2018).

"Nakhoda kapal sekaligus sebagai pemilik kapal atas nama Poltak Soritua Sagala; pihak regulator atas nama Karnilan Sitanggang (pegawai honor Dishub Samosir) anggota Kapos Pelabuhan Simanindo; Kapos Pelabuhan Simanindo atas nama Golpa F Putra (PNS Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir) dan Rihad Sitanggang sebagai Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP)," jelasnya.

Sesuai hasil pemeriksaan sementara, modus dari pada tersangka dalam melayarkan kapal tersebut untuk mencari keuntungan dengan memuat penumpang melebihi tonase/jumlah penumpang (lebih 45 orang) sesuai dengan surat kelengkapan pengangkutan. Sehingga Polda Sumut membuat LP, melakukan olah TKP, melakukan pra rekonstruksi, melakukan penyitaan barang bukti, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, mencari bukti lain, permintaan visum mayat dan melakukan penahanan terhadap tersangka.

"Barang bukti yang disita ada 45 blok karcis retribusi masuk Pelabuhan senilai Rp500 yang telah digunakan, 48 blok retribusi pemeliharaan dermaga (roda dua senilai Rp500 yang telah digunakan, Foto copy dokumen kelengkapan kapal KM Sinar Bangun IV Nomor 117," ungkap Paulus Waterpauw.

Akibat kesalahan dan kelalaian itu, kata Kapolda, keempat tersangka dijerat pasal 302 dan atau 303 UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran Jo pasal 359 KUHPidana. "Dengan pidana kurungan selama 10 tahun dan denda sebesar Rp1,5 Miliar) Jo pasal 359 KUHPidana (Penjara selama-lamanya 5 tahun)," pungkasnya.
Dianggap Lalai, Nakhoda KM Sinar Bangun dan 3 Oknum Dishub Ditahan
(rhs)
Berita Terkait
Jasad Tanpa Identitas...
Jasad Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Danau Toba
Wisatawan Asal Siantar...
Wisatawan Asal Siantar Tenggelam di Danau Toba, Tim SAR Lakukan Pencarian
Wisatawan yang Hilang...
Wisatawan yang Hilang di Danau Toba Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Asahan
Dievakuasi, Identitas...
Dievakuasi, Identitas Jasad Mengambang di Danau Toba Akhirnya Terungkap
Polisi Lakukan Tes Urine...
Polisi Lakukan Tes Urine Mendadak Bagi ABK di Kawasan Danau Toba
100 Pembalap dari 22...
100 Pembalap dari 22 Negara Bakal Adu Cepat di AJWC Danau Toba
Berita Terkini
GEM Salurkan Hewan Kurban...
GEM Salurkan Hewan Kurban untuk Warga dan Karyawan di Morowali
1 jam yang lalu
Warga Kendari Bersyukur...
Warga Kendari Bersyukur Terima Daging Kurban dari Partai Perindo
1 jam yang lalu
Berbagi Daging Kurban...
Berbagi Daging Kurban ke Panti Asuhan Tebet, AYP: HKTI Ingin Generasi Penerus Bangsa Selalu Sehat
1 jam yang lalu
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
1 jam yang lalu
Partai Perindo Sultra...
Partai Perindo Sultra Kurban 5 Sapi, Ferry Irawan: Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
2 jam yang lalu
Dharma Jaya Dukung Kelancaran...
Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI Jakarta di Momen Iduladha 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved