Anomali Politik di Bumi Seribu Sungai

Senin, 09 April 2018 - 12:00 WIB
Anomali Politik di Bumi...
Anomali Politik di Bumi Seribu Sungai
A A A
JARUM jam menunjukkan angka 11 ketika rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Kalimantan Barat 2018 di Hotel Aston, Pontianak, ditutup. Tiga pasangan kandidat yang akan bertanding tampak semringah. Mereka saling bersalaman dan berfoto di hadapan sejumlah wartawan.

Proses pengundian tersebut menghasilkan urutan pasangan calon Milton Crosby-Boyman Harun di posisi pertama, Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot di tempat kedua, dan Sutarmidji-Ria Norsan di urutan ketiga. "Ini adalah angka keberuntungan, victory," ujar Karolin Margret Natasa sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah yang membentuk huruf V.

Karolin menjadi pusat perhatian di Pilkada Kalimantan Barat tahun ini. Bukan saja karena satu-satunya perempuan dari tiga pasangan calon, tetapi juga karena dia adalah anak Cornelis, mantan Gubernur Kalimantan Barat. Pada 14 Januari lalu, masa jabatan Cornelis baru saja berakhir setelah berkuasa dua periode.

Lantaran posisi ayahnya yang sampai di sini saja itulah Karolin dianggap sebagai calon kuat dalam Pilkada Kalimantan Barat. Apalagi, sejak awal peran Cornelis untuk mendorong tampilnya dokter berusia 36 tahun itu di panggung pemilihan gubernur sangat tampak. Berkat Cornelis pula kebersamaan PDI Perjuangan (PDI-P) dan Partai Demokrat di Kalimantan Barat berlanjut.

Ya, Karolin menjadi simbol berlanjutnya hubungan manis PDI-P dan Demokrat di Kalimantan Barat dalam lima tahun terakhir. Pada 2013 silam, bersama PKB, kedua parpol tersebut mengusung Cornelis-Christiandy Sanjaya. Pasangan ini akhirnya menang dengan sangat meyakinkan, yaitu 52,13% atau 1.225.185 suara dari jumlah pemilih sebanyak 3.377.997 orang.

Apakah hubungan mesra PDI-P dan Partai Demokrat akan berbuah manis? Bagaimana peluangnya? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 06/VII/2018 yang terbit Senin (9/4/2018) hari ini.

Anomali Politik di Bumi Seribu Sungai


(amm)
Berita Terkait
Sikapi Komoditas Dilarang...
Sikapi Komoditas Dilarang LIPI, Balitbang Kalbar Disarankan Buat Penelitian Tandingan
Polda Kalbar Musnahkan...
Polda Kalbar Musnahkan 2 Kg Sabu dan 50 Butir Ekstasi
Status PLBN Internasional,...
Status PLBN Internasional, Tingkatkan Ekonomi Daerah
Program Indeks Desa...
Program Indeks Desa Membangun, Efektif Cegah Karhutla di Kalbar
BKSDA Kalbar Evakuasi...
BKSDA Kalbar Evakuasi Elang Brontok dari Rumah Warga
Inovasi Gubernur Kalbar,...
Inovasi Gubernur Kalbar, Masker Warna-warni untuk Siswa Sekolah
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
1 jam yang lalu
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
2 jam yang lalu
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
2 jam yang lalu
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
3 jam yang lalu
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved