Ini Kata Kadisdik Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Banprov 2014

Rabu, 30 Maret 2016 - 04:01 WIB
Ini Kata Kadisdik Terkait...
Ini Kata Kadisdik Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Banprov 2014
A A A
BOGOR - Kasus dugaan penyelewengan sejumlah proyek bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2014 di Disdik Kabupaten Bogor mendapat sorotan berbagai pihak. Karena proyek-proyek bernilai miliaran rupiah ini telah diduga diselewengkan dengan cara me-mark up harga barang-barang atau item yang disediakan untuk disalurkan.

Proyek-proyek itu diantaranya pengadaan media pembelajaran IPA berbasis TIK untuk SMP senilai Rp7.372.691.600,00; pengadaan media pembelajaran IPA berbasis TIK untuk SD senilai Rp8.415.225.250,00; media pembelajaran IPS berbasis Paikem untuk tingkat SD senilai Rp2.344.266.000,00 dan pengadaan alat peraga IPS tingkat SMP senilai Rp1.955.176.733,00.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dace Supriadi mengatakan, pengadaan barang bagi proyek-proyek tersebut telah sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah. Baik mulai HPS, tender hingga lelang proyek pengadaan sampai penyaluran barang ke sekolah-sekolah.

"Ya saya rasa untuk proyek bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2014 sudah sesuai mekanisme yang ada dalam pengadaan dan penyalurannya. Apalagi sudah ada hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai hal tersebut," kata Dace lewat ponselnya, Selasa (29/3/2016).

Sehingga mantan Kasatpol PP Kabupaten Bogor ini mempertanyakan jika terjadi mark up. "Semuanya sudah direncanakan dengan matang, jadi kecil kemungkinan adanya mark up, " timpal Dace.

Namun pernyataan Dace tersebut bertolak belakang dengan temuan di lapangan di mana ada beberapa item barang dari sejumlah proyek tersebut harganya dinilai terlalu mahal dan jauh dari harga pasaran.

Beberapa barang tersebut diantaranya peta digital dan globe beserta charge yang dihargai sekitar Rp23 juta padahal harga dipasaran hanya berkisar belasan juta pada tahun 2014. Selain itu pengadaan in focus atau proyektor juga dinilai terlalu mahal.

Menurut salah seorang staf pengajar di Kabupaten Bogor kepada Sindonews, prosedur pengadaan barang dalam proyek-proyek tersebut memang tidak menyalahi aturan secara administrasi.

"Namun dalam praktiknya barang-barang yang disalurkan tersebut faktanya tidak diperiksa oleh pejabat penerima barang sehingga barang yang disalurkan tidak sesuai spesifikasi teknis yang ada. Disini mereka diduga bermain dengan me-mark up harga barang. Kalau tidak percaya silahkan cek dan bandingkan dengan harga di pasaran," timpalnya.

Sementara soal audit BPK, dia menduga, lembaga tersebut hanya memeriksa secara administrasi.
"Sehingga audit hanya dilakukan untuk memenuhi syarat administrasi saja tanpa mengecek barang. Jadi memang tidak ada temuan di lapangan kalau dalam laporan BPK," ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar yang Juga Ketum Kadin Jabar Ditolak
Kejari Karawang Tahan...
Kejari Karawang Tahan Tersangka Korupsi Rp9 Miliar di Dinas Pertanian
Rugikan Negara Rp1 Miliar,...
Rugikan Negara Rp1 Miliar, Pimpinan LKM Karawang Ditahan Kejari
5 Kota Paling Banyak...
5 Kota Paling Banyak Janda di Jawa Barat, Nomor 4 Didominasi Perempuan Muda
Daftar 27 Kabupaten...
Daftar 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat, Lengkap dengan Luas Wilayah hingga Julukan
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
44 menit yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
3 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
4 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
11 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
12 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved