Aneh, Tidak Pernah Kemana mana Warga Blitar Ini Positif Covid-19
Senin, 13 Juli 2020 - 19:38 WIB
loading...
ILustrasi COVID-19. Foto/Dok
A
A
A
BLITAR - Perempuan 40 tahun asal Kelurahan Karangtengah Kota Blitar terkonfirmasi positif COVID-19 meski tidak pernah pergi keluar Kota.
Diduga yang bersangkutan tertular COVID-19 dari pasien lain atau di tempat tinggalnya telah terjadi transmisi lokal. (Baca juga: Dirawat 15 Hari Akibat Positif COVID-19, Dokter Blitar Meninggal)
"Informasi dari propinsi sudah terjadi transmisi lokal," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar Muhammad Muchlis dalam keterangan rilisnya, Senin (13/7/2020).
Dari awal terpantau kondisi kesehatan pasien sudah mengarah kepada gejala COVID-19. Perempuan itu mengeluh demam, batuk dan nyeri perut. Pada 11 Juli dibawa ke rumah sakit dan petugas medis melakukan pengambilan swab test.
"Tanggal 12 Juli malam hasilnya dinyatakan positif COVID-19," kata Muhammad Muchlis yang menambahkan penyebab penularan itu saat ini masih diselidiki. Berbeda dengan dua orang laki laki berusia 23 tahun yang juga warga Kelurahan Karangtengah.
Kedua pemuda itu sehat dan tidak memiliki keluhan apapun. Namun saat dirapid test sebagai syarat hendak melakukan perjalanan luar kota, hasilnya reaktif. Pada 11 Juli 2020, petugas medis langsung melanjutkan dengan swab test.
"Hasilnya, keduanya terkonfirmasi positif COVID-19," kata Muhammad Muchlis. Rencana melakukan perjalanan ke luar kota seketika dibatalkan. Keduanya langsung diisolasi di rumah sakit rujukan.
Diduga yang bersangkutan tertular COVID-19 dari pasien lain atau di tempat tinggalnya telah terjadi transmisi lokal. (Baca juga: Dirawat 15 Hari Akibat Positif COVID-19, Dokter Blitar Meninggal)
"Informasi dari propinsi sudah terjadi transmisi lokal," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar Muhammad Muchlis dalam keterangan rilisnya, Senin (13/7/2020).
Dari awal terpantau kondisi kesehatan pasien sudah mengarah kepada gejala COVID-19. Perempuan itu mengeluh demam, batuk dan nyeri perut. Pada 11 Juli dibawa ke rumah sakit dan petugas medis melakukan pengambilan swab test.
"Tanggal 12 Juli malam hasilnya dinyatakan positif COVID-19," kata Muhammad Muchlis yang menambahkan penyebab penularan itu saat ini masih diselidiki. Berbeda dengan dua orang laki laki berusia 23 tahun yang juga warga Kelurahan Karangtengah.
Kedua pemuda itu sehat dan tidak memiliki keluhan apapun. Namun saat dirapid test sebagai syarat hendak melakukan perjalanan luar kota, hasilnya reaktif. Pada 11 Juli 2020, petugas medis langsung melanjutkan dengan swab test.
"Hasilnya, keduanya terkonfirmasi positif COVID-19," kata Muhammad Muchlis. Rencana melakukan perjalanan ke luar kota seketika dibatalkan. Keduanya langsung diisolasi di rumah sakit rujukan.
Lihat Juga :