Miris, Mahasiswa Unhas Meninggal Dunia saat Diksar Mapala di Maros

Minggu, 15 Januari 2023 - 05:24 WIB
loading...
Miris, Mahasiswa Unhas...
Virendy Marjefy Wehantouw(18) mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) meninggal dunia saat mengikuti Diksar Mapala di Maros. Foto/iNews TV/Muhammad Nur Bone
A A A
MAKASSAR - Virendy Marjefy Wehantouw(18) mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulsel meninggal dunia saat mengikuti Diksar Mapala.

Pihak keluarga meminta pertanggungjawaban kampus karena menilai meninggalnya korban terkesan ditutup-tutupi.

Baca juga: Pendiri Mapala UI sekaligus Sahabat Soe Hok Gie, Herman Lantang Meninggal Dunia

Suasana duka dan isak tangis masih menyelimuti rumah Virendy Marjefy yang meninggal saat Diksar Mapala 09 di Dusun Bara-baraya, Desa Binto Manurung, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas ini meninggal dunia saat tengah mengikuti Diksar Mapala 09 bersama 25 peserta lainnya dari kampus yang sama.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat kelelahan saat mengikuti kegitan Diksar Mapala di alam terbuka hingga mengalami sesak nafas dan akhirnya meninggal dunia.

Pihak keluarga mengaku baru diberi informasi atas kepergian anak ke tiga dari empat bersaudara itu setelah setelah jenazah almarhum berada di rumah sakit (RS) Grestelina, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (14/1/2023) pagi.

Baca juga: Pulang Diksar Mapala, Mahasiswa IAIN Bone Tewas, Tubuhnya Luka Memar

Sementara almarhum diketahui meninggal pada malam hari, saat mengikuti kegiatan Diksar tersebut.

Jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Satelit, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar untuk disemayamkan sebelum dikebumikan di tenpat peristirahatan terakhir.

Ibunda korban, Pemilo Tulung menuturkan kejadian anaknya meningga.

Dia ikut orientasi Mapala sama teman-teman yang di Unhas. Saya sempat larang kerena cucaca buruk. Tapi karena dia suka tetap mau ikut. Karena supaya ada pengalaman," ujarnya dikutip Minggu (15/1/2023).

Dia menyebut awalnya tidak mengetahui kapan meninggalnya anaknya.

"Cuma pas temannya telepon sudah di rumah sakit Grestelina jam 07.00 WITA. Setelah kami ke sana ternyata dia sudah meninggal di gunung saat ikut orientasi. Dia katanya sesak napas dan sudah ndak kuat. Kami minta pihak kampus selidiki, kalau memang ada keganjalan harus bertanggung jawab," tegasnya.

Sementara Ketua Mapala 09, Ibrahim Fauzi menjelaskan, dalam perjalanan almarhum mengeluh kecapekan dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (13/1/2023) malam.

"Kami dalam kegiatannya berjalan dari kampung ke kampung. Saat di perjalanan belum sampai kampung almarhum mengeluh kecapekan. Kami kemudian memberikan bantuan pernapasan dengan tabung oksigen," ujarnya.

Namun akhirnya nyawa almarhum tidak bisa diselamatkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Dewan Pembina...
Anggota Dewan Pembina Asprindo Jamaluddin Jompa Kembali Terpilih Jadi Rektor Unhas
SAR Gabungan Temukan...
SAR Gabungan Temukan Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Langsung Diserahkan ke DVI
Basarnas Temukan 1 Korban...
Basarnas Temukan 1 Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Basarnas Cari Pesawat...
Basarnas Cari Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Tim Bergerak ke Leang-Leang
Pesawat ATR Hilang Kontak...
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros, Kemenhub Ungkap Saat Kejadian Cuaca Berawan
Vonis Mulyatsyah terkait...
Vonis Mulyatsyah terkait Kasus Chromebook, Dekan Unhas: Bukti Pemidanaan Sudah Benar
Jembatan Layang Tompo...
Jembatan Layang Tompo Ladang Maros
Cerita Mapala USK Bertaruh...
Cerita Mapala USK Bertaruh Nyawa Membawa Bantuan Ke Desa yang Terisolir Bencana di Aceh
Rekomendasi
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved