Ridwan Kamil Usul Bayar Zakat Lewat e-Commerce hingga Minimarket
Senin, 13 Juli 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, kendati sudah membuka pembayaran zakat melalui situs resmi, Baznas dan LAZ tetap harus membuka pintu-pintu pembayaran zakat lainnya.
"Tolong diskusikan, musyawarahkan, lahirnya inovasi-inovasi pembayaran zakat yang mudah di lembaga kita. Jadi, jangan dipaksa hanya satu pintu, misalkan membayar zakatnya via website-nya Baznas, itu cuma satu pintu. Tapi Baznas kerja sama dengan semua digital-digital commerce," kata dia.
Dia juga menekankan, kemudahan pembayaran zakat amat penting di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, banyak warga Jabar terdampak COVID-19 memerlukan bantuan. Sebelum pandemi, kata Kang Emil, penerima bantuan di Jabar hanya 25% dari total penduduk Jabar, sedangkan saat pandemi meningkat menjadi 63%.
"Kalau mungkin ada penurunan penerimaan zakat, mungkin ada hubungannya dengan naiknya jumlah masyarakat yang terdampak COVID-19. Dari data itu, tentulah kita harus mencari cara. Mudah-mudahan Baznas Jabar bisa membantu pemerintah provinsi menghentikan krisis ekonomi dan mencegah masuk kepada krisis sosial," pungkas dia.
"Tolong diskusikan, musyawarahkan, lahirnya inovasi-inovasi pembayaran zakat yang mudah di lembaga kita. Jadi, jangan dipaksa hanya satu pintu, misalkan membayar zakatnya via website-nya Baznas, itu cuma satu pintu. Tapi Baznas kerja sama dengan semua digital-digital commerce," kata dia.
Dia juga menekankan, kemudahan pembayaran zakat amat penting di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, banyak warga Jabar terdampak COVID-19 memerlukan bantuan. Sebelum pandemi, kata Kang Emil, penerima bantuan di Jabar hanya 25% dari total penduduk Jabar, sedangkan saat pandemi meningkat menjadi 63%.
"Kalau mungkin ada penurunan penerimaan zakat, mungkin ada hubungannya dengan naiknya jumlah masyarakat yang terdampak COVID-19. Dari data itu, tentulah kita harus mencari cara. Mudah-mudahan Baznas Jabar bisa membantu pemerintah provinsi menghentikan krisis ekonomi dan mencegah masuk kepada krisis sosial," pungkas dia.
(nth)
Lihat Juga :