Dampak Cuaca Ekstrem, Belasan Ton Sampah Penuhi Pantai Kuri Caddi Maros
Minggu, 01 Januari 2023 - 22:38 WIB
loading...
Warga berusaha membersihkan sampah yang memenuhi sekitar Pantai Kuri Caddi Maros. Foto: SINDOnews/Najmi S Limonu
A
A
A
MAROS - Akibat cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Maros beberapa hari terakhir membuat pesisir Pantai Kuri Caddi dipenuhi sampah kiriman.
Sampah yang diperkirakan belasan ton itu memenuhi jalan dusun hingga ke teras rumah masyarkat yang berada di Dusun Kuri Caddi Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu. Selain kiriman sampah, sejumlah rumah warga tak luput dari terjangan angin.
Baca juga: Korban Kedua Tertimbun Longsor di Maros Ditemukan Tewas Terhimpit Kayu
Kepala Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Sapri mengatakan, sejak cuaca ekstrem melanda Kabupaten Maros, wilayahnya itu terus mendapatkan sampah yang dibawa oleh air laut.
"Kiriman sampah sudah ada dari tanggal 22 Desember 2022. Sepanjang bibir Pantai Kuri Caddi dipenuhi sampah yang didominasi sampah plastik. Kalau dikumpulkan semuanya, kami memperkirakan beratnya sekitar 15 ton lah jumlahnya," ujar dia.
Sapri melanjutkan, tak hanya kiriman sampah, warganya pun tidak luput dari terjangan banjir dan angin puting beliung. Setidaknya ada 6 rumah warga yang rusak akibat terjangan angin yang terjadi pada Jumat, 30 Desember 2022 lalu.
Sampah yang diperkirakan belasan ton itu memenuhi jalan dusun hingga ke teras rumah masyarkat yang berada di Dusun Kuri Caddi Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu. Selain kiriman sampah, sejumlah rumah warga tak luput dari terjangan angin.
Baca juga: Korban Kedua Tertimbun Longsor di Maros Ditemukan Tewas Terhimpit Kayu
Kepala Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Sapri mengatakan, sejak cuaca ekstrem melanda Kabupaten Maros, wilayahnya itu terus mendapatkan sampah yang dibawa oleh air laut.
"Kiriman sampah sudah ada dari tanggal 22 Desember 2022. Sepanjang bibir Pantai Kuri Caddi dipenuhi sampah yang didominasi sampah plastik. Kalau dikumpulkan semuanya, kami memperkirakan beratnya sekitar 15 ton lah jumlahnya," ujar dia.
Sapri melanjutkan, tak hanya kiriman sampah, warganya pun tidak luput dari terjangan banjir dan angin puting beliung. Setidaknya ada 6 rumah warga yang rusak akibat terjangan angin yang terjadi pada Jumat, 30 Desember 2022 lalu.
Lihat Juga :